Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING– SMK PGRI 3 Nganjuk terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri digital melalui kegiatan Workshop Analisis Kesesuaian Jabatan dan Persyaratan Kerja dengan Konsentrasi Keahlian serta Penyusunan dan Pembaruan Materi Uji Kompetensi, Kamis (24/10/2025), di Aula SMK PGRI 3 Nganjuk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SMK Pusat Keunggulan: Skema Penguatan Pembelajaran Mendalam Tahun 2025, yang bertujuan menyelaraskan kurikulum dan kebutuhan dunia industri.
Kegiatan tersebut menghadirkan kolaborasi dengan Omah Tandang (Omah Talenta Digital Anjuk Ladang) di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk.
Perwakilan Omah Tandang, Arfin Khoirul, menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pengembangan ekosistem digital di Nganjuk sebagai wadah pelajar dan pelaku usaha dalam mengasah keterampilan digital.
“Omah Tandang hadir untuk menyiapkan generasi kreatif dan inovatif melalui pelatihan foto dan video produk, kelas influencer, affiliator, serta literasi digital tingkat desa,” ungkapnya.

Selain itu, Salim, perwakilan industri kreatif dari Kong Vector, memaparkan penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti AI Affiliate dan sistem iklan digital. Inovasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berinovasi di bidang desain dan animasi digital.
Sementara itu, Jelsi Natosa atau yang akrab disapa Bu Tani, menekankan pentingnya peran influencer dalam pendidikan kejuruan. Ia menyebut, influencer tidak hanya sebagai figur publik, tetapi juga agen perubahan yang mampu membentuk cara pandang generasi muda terhadap dunia kerja dan industri.
“Figur inspiratif dapat membantu siswa memahami kebutuhan industri, baik dari sisi kompetensi maupun etos kerja,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, SMK PGRI 3 Nganjuk menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang mandiri, adaptif, dan profesional, selaras dengan tuntutan dunia kerja. Sinergi antara sekolah dan industri menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era transformasi digital.