339 Pramuka Garuda Nganjuk Resmi Dilantik, Bupati Marhaen: Jadilah Teladan dan Generasi Tangguh
- 26-05-2026
Nganjuk, PING- Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda, sebuah momen bersejarah yang menjadi tonggak persatuan dan kebangkitan kaum muda Indonesia. Sumpah yang diikrarkan pada tahun 1928 oleh para pemuda dari berbagai daerah menjadi simbol tekad kuat untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa yang satu, yaitu Indonesia.
Kini, hampir satu abad setelah peristiwa bersejarah itu, semangat Sumpah Pemuda tetap relevan dan penting untuk dihidupkan kembali, terutama di kalangan generasi muda masa kini yang hidup di era digital dan globalisasi.
Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dari masa lalu. Arus informasi yang begitu cepat, kemajuan teknologi, serta dinamika sosial dan budaya yang kompleks menuntut anak muda untuk cerdas, adaptif, dan berkarakter kuat. Namun, di tengah perubahan zaman ini, nilai-nilai Sumpah Pemuda harus tetap menjadi pegangan: bersatu, berdaya, dan berkontribusi untuk bangsa.
Sebagaimana disampaikan oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam amanatnya saat bertindak sebagai Inspektur pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 hari ini, bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup di hati generasi muda Indonesia, namun dengan bentuk perjuangan yang menyesuaikan zaman.
“Perjuangan pemuda di era sekarang berbeda dengan perjuangan para pendahulu kita. Jika dulu para pemuda berjuang dengan bambu runcing, maka kini perjuangan dilakukan dengan ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kejujuran,” ujar Kang Marhaen.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat, pemuda harus tetap berpegang pada nilai-nilai integritas dan nasionalisme.
Momentum Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 ini dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” menjadi ajakan nyata bagi generasi muda untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air dalam konteks kekinian.
Dengan semangat yang sama seperti para pemuda 1928, generasi muda masa kini diharapkan dapat terus mengawal kemerdekaan, menjaga persatuan, dan berperan aktif dalam menciptakan peradaban Indonesia yang maju, berdaya saing, dan bermartabat di mata dunia.