Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING– Alun-Alun Nganjuk dipenuhi lautan santri bersarung dan berseragam putih-hitam pada Rabu (22/10/2025). Ratusan peserta dari berbagai pondok pesantren, madrasah, organisasi keagamaan, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat umum berkumpul dengan penuh khidmat mengikuti Upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
Upacara yang berlangsung sejak pagi ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhaen Djumadi. Dengan mengenakan sarung dan peci hitam, Bupati Nganjuk tampil sederhana namun berwibawa, mencerminkan karakter santri sejati. Di bawah terik matahari pagi, semangat para peserta tidak surut untuk mengikuti jalannya upacara hingga akhir.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Resolusi Jihad dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Nuansa religius dan nasionalis berpadu indah di tengah suasana kebersamaan yang terasa kuat.
Dalam amanatnya, Kang Marhaen menekankan bahwa Hari Santri bukan hanya kegiatan rutin, tetapi momentum penting untuk meneguhkan semangat perjuangan dan pengabdian santri bagi negeri.

“Upacara ini bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap peran besar ulama dan santri yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan serta membangun moral bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kang Marhaen mengajak seluruh santri untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan persaudaraan di tengah tantangan era modern.
Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” peringatan Hari Santri di Nganjuk menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, ulama, dan santri dalam membangun daerah serta memperkuat karakter bangsa.
Semangat kebersamaan yang terpancar di Alun-Alun Nganjuk hari itu menjadi simbol bahwa santri Nganjuk siap menjadi garda terdepan dalam menjaga moral, persatuan, dan kemajuan Indonesia.