Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING– Pemerintah terus mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat melalui Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800 ribu debitur di seluruh Indonesia, yang digelar pada Selasa (21/10/2025) di Dyandra Convention Center, Surabaya. Kegiatan ini sekaligus menandai peluncuran Kredit Program Perumahan senilai Rp130 triliun sebagai langkah strategis memperkuat sektor usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi (Kang Marhaen) turut hadir bersama para bupati dan wali kota se-Jawa Timur. Acara ini juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, serta Menteri PPMI Mukhtaruddin. Ribuan pelaku UMKM dan kepala daerah di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan ini secara daring.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut akad massal ini sebagai simbol kuat sinergi lintas kementerian.“Delapan ratus ribu akad ini bukan angka biasa. Ini solusi konkret bagi UMKM, petani, hingga masyarakat yang belum memiliki rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa penyaluran KUR hingga kini telah mencapai Rp218 triliun atau 72,6 persen dari target Rp300 triliun, dengan 60 persen disalurkan ke sektor produksi, tertinggi sepanjang sejarah program. “KUR berpotensi membuka hingga sembilan juta lapangan kerja baru,” tambahnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa KUR merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.“Hari ini kita menyaksikan 800 ribu wirausaha baru, 800 ribu pahlawan ekonomi,” ucapnya.
Selain itu, Airlangga juga mengumumkan tambahan anggaran sebesar Rp130 triliun untuk Kredit Program Perumahan yang menargetkan pembangunan 320 ribu rumah bagi masyarakat serta mendukung kontraktor UMKM.
Usai acara, Bupati Marhaen Djumadi menyempatkan diri bertemu beberapa peserta Akad Massal KUR asal Nganjuk. Ia berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha mikro di daerah.“Kami ingin semakin banyak UMKM baru bermunculan dari Nganjuk. Ini akan menjadi pemacu ekonomi daerah agar terus tumbuh positif di akhir tahun,” ungkapnya.
Dengan keikutsertaan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan memperluas kesempatan kerja di daerah.