Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Nganjuk, PING — Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Dandim Cup VI tahun 2025 dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol ARH M. Taufan Yudha Bhakti, pada Senin (24/11/2025) di GOR Bung Karno Nganjuk. Ajang bergengsi yang melibatkan ratusan pelajar ini mengusung tema “Menjaga Warisan Budaya, Mengukir Prestasi Dunia.”
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri Wakapolres Nganjuk, perwakilan Kejaksaan Negeri Nganjuk, Ketua KONI Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Disporabudpar Nganjuk, pengurus IPSI Kabupaten Nganjuk, para wasit dan juri, serta ratusan peserta dari berbagai sekolah.
Dalam sambutannya, Letkol ARH M. Taufan Yudha Bhakti menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini serta apresiasi kepada seluruh peserta dan pendamping. Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sebatas olahraga bela diri, tetapi bagian penting dari identitas budaya bangsa yang harus dirawat dan diwariskan.
Ia juga menjelaskan bahwa kejuaraan yang berlangsung dari 24 hingga 26 November 2025 ini merupakan sarana pembinaan, penguatan prestasi, sekaligus media mempererat silaturahmi antarpelajar dari berbagai perguruan dan sekolah.
“Kejuaraan ini digelar semata-mata untuk meningkatkan prestasi, menjaring bibit atlet, dan menjadi wadah membangun silaturahmi. Prestasi membanggakan sebelumnya baik medali perunggu di Porprov maupun perak di Kejurnas harus menjadi motivasi agar tahun depan kita bisa lebih baik,” tegasnya.
Komandan Kodim juga mengingatkan pentingnya sikap dewasa dalam berkompetisi. “Bertandinglah dengan baik, tampilkan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Hormati setiap keputusan wasit dan juri, karena kedewasaan dalam bertanding adalah bagian penting dari pembinaan atlet,” pesannya.
Kepada pelatih, ia menekankan agar membimbing atlet dengan cara yang tepat dan tidak memprovokasi situasi di lapangan. Sementara kepada wasit dan juri, ia meminta profesionalisme tinggi demi menjaga integritas kompetisi.
“Jangan mengambil keputusan yang tidak sesuai kenyataan dan hati nurani, karena itu dapat mencoreng nama baik profesi perwasitan,” ujarnya.
Letkol Taufan juga menyampaikan bahwa atlet berprestasi pada ajang ini akan diproyeksikan mengikuti pembinaan lanjutan untuk event yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Sebagai informasi, Dandim Cup VI diikuti 318 peserta, terdiri dari 232 peserta putra dan 86 peserta putri, yang berasal dari 67 sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Nganjuk.
Dengan dukungan besar dari berbagai pihak, kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi ajang strategis untuk membina atlet muda serta melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia agar tetap berjaya hingga kancah dunia.