Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Nganjuk, PING – Upaya meningkatkan gizi keluarga dan memperkuat ketahanan pangan lokal terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk bersama TP-PKK Kabupaten Nganjuk meluncurkan Gerakan Menanam Teras Pangan B2SA TP-PKK se-Kabupaten Nganjuk di Pendopo K.R.T. Sosrokoesoemo, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Nganjuk.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua Bidang 1 TP PKK Nganjuk, Kepala DKPP Kabupaten Nganjuk, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk, serta sejumlah undangan lainnya.
Sebagai simbol dimulainya gerakan, dilakukan penanaman berbagai bibit tanaman di Green House TP-PKK Nganjuk. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako kepada lima warga serta penyerahan bibit tanaman kepada PKK di 20 kecamatan. Setiap kecamatan menerima 1.100 batang bibit cabai rawit, 1.100 batang bibit tomat, dan 20 sak media tanam (kompos).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Sri Wahyuni Marhaen, dalam sambutannya menegaskan bahwa bibit yang diberikan tidak hanya sebagai simbolis, tetapi harus benar-benar ditanam dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kita berharap benar-benar nanti tanaman ini bisa ditanam di masing-masing kecamatan,” ujarnya sembari menyebutkan bahwa akan berencana melakukan monitoring bulan depan untuk memastikan hasil penanaman berjalan sesuai arahan.
Sementara itu, Kepala Dinas KPP Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap sumber pangan lokal yang cukup secara kuantitas dan berkualitas secara gizi. Hal ini diharapkan dapat mencegah masalah gizi buruk dan stunting.
“Kegiatan ini mendukung pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman dalam menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat melalui pemilihan bahan pangan yang tidak hanya cukup secara kuantitas tetapi juga berkualitas,” jelasnya.
Selain penanaman dan pemberian bantuan, acara juga diisi dengan materi tentang pemanfaatan pekarangan dalam rangka penurunan stunting. Peserta dibekali pengetahuan mengenai tata cara perawatan tanaman yang baik agar bibit yang diberikan dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga.
Dengan adanya Gerakan Menanam Teras Pangan B2SA ini, diharapkan masyarakat Nganjuk semakin sadar akan pentingnya pangan bergizi seimbang serta mampu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.