Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Nganjuk, PING– Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur melakukan penilaian terhadap finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik pada Program Omah Tandang (Rumah Talenta Digital Anjuk Ladang) yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk. Penilaian berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Ruang Co Working Space Omah Tandang Kabupaten Nganjuk melalui Zoom Meeting.
Kegiatan penilaian ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk Subani, serta Slamet Basuki selaku mantan Kepala Diskominfo dan inisiator Omah Tandang pada awal pembentukannya. Turut hadir pula jajaran staf Diskominfo dan tim Omah Tandang Kabupaten Nganjuk.
Dalam sesi penilaian, Bupati Nganjuk memaparkan berbagai output dan perkembangan Omah Tandang kepada tim penilai dari BRIDA. Program ini diketahui memberikan layanan terpadu berupa pelatihan keterampilan digital, fasilitasi produksi karya, pendampingan perizinan, dukungan promosi dan pemasaran, serta monitoring dan evaluasi bagi pelaku UMKM, talenta digital, dan masyarakat umum.
Hingga 24 November 2025, sejumlah capaian Omah Tandang menunjukkan dampak nyata program tersebut, di antaranya 211 pengguna coworking space, 3.498 peserta pelatihan digital, 12 layanan promosi dan pemasaran produk, 210 peserta konsultasi usaha, serta omzet talenta yang mencapai Rp423.428.000 dari alumni tahap pertama.
Dalam paparannya, Bupati Marhaen Djumadi juga menyampaikan bahwa Kabupaten Nganjuk melalui Program Mak Cerdas Digital berhasil meraih penghargaan Piala Awards dari Detik Jatim. Ia menambahkan bahwa melalui Omah Tandang, pemerintah terus mendorong penguatan digitalisasi melalui berbagai program seperti Tani Digital, UMKM Digital, dan Kelas Influencer.
“Sekarang kita genjot digitalisasi yang bisa menghasilkan cuan untuk masyarakat. Sehingga kehadiran pemerintah betul-betul terasa di tengah masyarakat dengan tujuan akhir masyarakat Nganjuk sejahtera,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.
Penilaian BRIDA terhadap inovasi Omah Tandang diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Nganjuk optimistis program ini dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan akses teknologi dan transformasi digital yang inklusif.