#

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Dinsos P3A Nganjuk Gelar Psikoedukasi di SMAN 1 Rejoso

Nganjuk, PING – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen memperkuat upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menyelenggarakan Workshop Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan pada Remaja yang dilaksanakan di SMAN 1 Rejoso pada Kamis (16/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan Kabupaten Layak Anak (KLA) yang bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi remaja dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, seksual, maupun perundungan (bullying).

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko, yang hadir mendampingi Wakil Bupati Nganjuk, menegaskan bahwa instansinya tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga aktif dalam menangani isu-isu kekerasan yang melibatkan anak dan remaja.

"Dinas Sosial P3A memfasilitasi terjadinya hal tersebut (penanganan kekerasan) melalui UPTD PPA. Kami juga bertugas mengurusi berbagai hal, termasuk jika terjadi kekerasan terhadap anak yang membutuhkan perlindungan," ujar Haris Jatmiko di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak sangat penting agar fasilitas pengaduan dan pendampingan psikologis dapat diakses dengan mudah oleh para siswa.

Kepala SMAN 1 Rejoso, Nur Hadi, menyambut hangat terpilihnya sekolah mereka sebagai lokasi sosialisasi ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan para narasumber yang telah bersedia membagikan ilmu kepada siswanya.

"Terima kasih kami haturkan karena sudah memilih SMAN 1 Rejoso untuk jadi tempat kegiatan ini. Ini adalah materi yang sangat penting buat kalian sebagai generasi muda, calon generasi emas bangsa," ungkap Nurhadi.

Nurhadi juga berpesan kepada para siswanya agar bijak dalam menyerap informasi, terutama di era media sosial yang dinamis. "Mari kita kunjungi media sosial dengan ilmu yang positif, agar ilmu yang didapatkan hari ini bermanfaat untuk kehidupan di masa depan," tambahnya.

Workshop ini menghadirkan panel narasumber lengkap, termasuk Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Nganjuk dr. Widhi Nastiti, serta perwakilan Komisi IV DPRD Nganjuk, Eko Wahyu MD. Melalui edukasi ini, Dinsos P3A berharap dapat membentuk karakter remaja Nganjuk yang berani melapor dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Dengan adanya program sosialisasi dan pembentukan Sekolah Ramah Anak ini, Kabupaten Nganjuk optimis dapat menekan angka kekerasan terhadap anak dan memastikan setiap pelajar mendapatkan haknya untuk belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.