#

Dekranasda Nganjuk Gelar Pelatihan Batik 2025, Perkuat Kreativitas dan Daya Saing Pengrajin Lokal

Nganjuk, PING— Dekranasda Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui Pelatihan Batik Tahun 2025 di Front One Ratu Hotel Nganjuk, Senin (29/9/2025). Acara dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk, S. Wahyuni Marhaen, SE, yang menekankan pentingnya melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa. Ia mendorong para pengrajin lokal untuk terus berinovasi dalam motif, pewarnaan, dan desain agar mampu bersaing dengan produk fashion luar negeri.

Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk, dr. Widhi Nastiti Trihandy, turut hadir sebagai narasumber dengan materi perkembangan IKM batik di Nganjuk. Ia memaparkan tren positif dengan munculnya motif khas seperti Anjuk Ladang, Brambang, dan Jaya Stamba, serta inovasi teknik ecoprint. Dukungan pemerintah daerah melalui kebijakan dan promosi juga semakin memperluas pengakuan batik Nganjuk.

Selain itu, pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi dan akademisi, yakni Masiswo, S.Sn., M.Sn. dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian, Yussi Martha, SE dari Islamic Fashion Institute Surabaya, serta Dr. Indrian Supheni, M.Ak, CSRA, seorang praktisi sustainability. Kegiatan ini berlangsung hingga 4 Oktober 2025 dengan materi meliputi desain fashion batik, konsep industri hijau, teknik pewarnaan alami, hingga praktik membatik.

Melalui kegiatan tersebut, Dekranasda berharap batik Nganjuk semakin memperkuat eksistensinya sebagai identitas budaya sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah.