Jangan Kalap! Ini 5 Tips Sehat Menikmati Daging Kurban Tanpa Takut Kolesterol Melonjak
- 27-05-2026
Nganjuk, PING— Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk resmi membuka Pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Koperasi Jasa Keuangan (SKKNI-KJK) yang diikuti oleh pengurus koperasi se-Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, Selasa (23/9/2025).
Pelatihan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk, Cuk Widiyanto, S.H., M.M., narasumber dari LSP-KJK Jakarta, Yusuf Sofyan, S.E., M.Si., beserta tim, serta sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Bidang Pengawasan, Penilaian Kesehatan, Pendidikan dan Pelatihan serta Pemberdayaan Koperasi, fungsional pengawas koperasi, dan para pengurus koperasi.

Dalam sambutannya, Cuk Widiyanto menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi agar mampu mengelola organisasi secara profesional. “Dengan pelatihan ini diharapkan pengurus koperasi mampu menjawab tantangan zaman dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Yusuf Sofyan menekankan bahwa koperasi menghadapi tantangan besar di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. “Saingan kita saat ini bukan lagi antar koperasi, melainkan layanan paylater seperti Shopee Paylater dan sejenisnya. Maka koperasi harus bertransformasi agar tetap relevan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan alat tulis kantor (ATK) kepada peserta pelatihan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk. Melalui pelatihan SKKNI-KJK ini, diharapkan pengurus koperasi semakin siap menghadapi kebutuhan ekonomi modern.