#

4.595 Buruh Pabrik Rokok di Nganjuk Terima BLT DBHCHT, Kang Marhaen: Ini Bentuk Hadirnya Pemerintah

Nganjuk, PING— Ribuan buruh pabrik rokok di Kabupaten Nganjuk tampak sumringah saat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyaluran bantuan dilaksanakan di Alun-Alun Nganjuk, Minggu (5/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Tri Handy Cahyo Saputro, serta Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk Sri Wahyuni Marhaen.

Sebanyak 4.595 penerima manfaat menerima bantuan secara tunai sebesar Rp1,2 juta per orang. Rinciannya terdiri atas 4.025 buruh pabrik rokok, 297 tenaga administrasi, dan 273 petani tembakau. Program ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja sektor tembakau, sekaligus upaya meningkatkan daya beli masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersama Mas Wabup langsung hadir dalam pembagian BLT dari DBHCHT ini. Totalnya ada 4.595 penerima manfaat dari berbagai perusahaan rokok di Nganjuk. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha rokok yang turut menjaga stabilitas perekonomian daerah,” ujar Kang Marhaen.

Lebih lanjut, Kang Marhaen menjelaskan bahwa DBHCHT Kabupaten Nganjuk mencapai sekitar Rp40 miliar, yang dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, serta pembiayaan program Universal Health Coverage (UHC).

“Inilah bukti hadirnya pemerintah dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, khususnya perusahaan rokok. Mari terus semangat, gas pol bangun Nganjuk,” tegasnya.

Suasana penuh haru dan bahagia turut mewarnai acara tersebut. Para penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah. Salah satu buruh penerima BLT mengungkapkan rasa syukurnya, karena bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Program BLT DBHCHT ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi motivasi bagi seluruh pekerja sektor tembakau untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.