#

Sosialisasi Aplikasi SIRIKA untuk Penguatan Layanan KB di Fasilitas Kesehatan

Nganjuk, PING– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar sosialisasi aplikasi SIRIKA (Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi) yang diikuti oleh perwakilan klinik dan puskesmas bagian farmasi, Senin (13/10/2025).

Aplikasi SIRIKA yang dikembangkan oleh BKKBN berfungsi untuk mendigitalisasi serta memantau manajemen stok dan distribusi alat kontrasepsi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah menjamin ketersediaan alat kontrasepsi di fasilitas kesehatan, mencegah kekurangan atau kelebihan stok, serta meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan SIGA (Sistem Informasi Keluarga) untuk memastikan validasi data yang lebih akurat.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widiartini, mengimbau seluruh peserta agar mengoptimalkan pelayanan KB melalui pemanfaatan aplikasi SIRIKA dan memperhatikan pembaruan data secara berkala.

Sementara itu, dr. Sofyan Riza Nanda, M.Kes., menegaskan pentingnya implementasi SIRIKA–SIGA di tingkat fasilitas kesehatan se-Jawa Timur. Data realtime dari aplikasi ini akan mendukung proses monitoring yang lebih efektif sekaligus menjadi dasar pembaruan informasi terkait sistem tersebut.

Dalam sosialisasi tersebut juga dibahas tata cara input data stok obat, keterkaitan antara SIRIKA dan SIGA, serta strategi pengoptimalan penggunaan aplikasi agar lebih tepat sasaran dalam mendukung rantai pasok alat kontrasepsi di daerah.