Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING– Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Desa Ngrengket, Kecamatan Sukomoro, pada Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan keterjangkauan bahan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas KPP Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk, serta unsur Forkopimcam Sukomoro.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras, telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, bawang merah, dan ikan lele. Harga jual yang lebih rendah dibandingkan harga pasar mendapat sambutan antusias dari warga sekitar yang datang sejak pagi hari.

Kepala Dinas KPP Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, tetapi juga sebagai upaya konkret pemerintah dalam menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Momentum Hari Pangan Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pangan adalah kebutuhan dasar yang harus dijamin ketersediaannya. Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Sukomoro, Wisnu Anang Prabowo, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang terus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu warga kami dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah harga yang tidak stabil,” ujarnya.

Selain pasar murah, acara juga dimeriahkan oleh UMKM lokal yang menampilkan produk unggulan desa, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan tangan. Kehadiran para pelaku usaha mikro ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan sembako bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya pangan berkelanjutan, kemandirian pangan lokal, dan solidaritas sosial dalam menjaga kesejahteraan bersama.