Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING- Wakil Bupati Nganjuk, Trihandi Cahyo Saputra, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyebarluasan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk pada Kamis (16/10/2025) di Ruang Rapat Anjuk Ladang.
Dalam arahannya, Wabup Trihandi menekankan pentingnya peran KIM sebagai ujung tombak penyebaran informasi publik di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa para penggiat KIM merupakan perwakilan masyarakat desa yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada warga di lingkungannya masing-masing.
“Sebagai perwakilan desa, panjenengan ini memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat di desanya masing-masing. Kalau ada kegiatan pembangunan, program pemerintah, atau kebijakan baru, sampaikanlah kepada warga,” ujar Wabup Trihandi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Menurutnya, jika akun media sosial KIM aktif dalam membagikan informasi, maka masyarakat akan semakin tahu dan merasa dekat dengan program pemerintah.

“Kalau medsosnya aktif, masyarakat akan tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah. Ini bagian dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk meneruskan informasi ke bawah,” imbuhnya.
Wabup Trihandi juga mengapresiasi langkah Diskominfo Nganjuk dalam meningkatkan kapasitas para penggiat KIM melalui pelatihan jurnalistik dan pembuatan konten kreatif. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar KIM semakin profesional dan mampu menjadi sumber informasi yang akurat, menarik, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Diskominfo, dan KIM, diharapkan penyebaran informasi publik di Kabupaten Nganjuk semakin efektif, transparan, dan berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 106 KIM yang terbentuk dan memiliki Surat Keputusan (SK). Namun, masih terdapat beberapa desa dan kelurahan yang belum memiliki KIM.
“Setelah dilakukan sosialisasi dan pembinaan, kami berharap semua desa dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk bisa membentuk KIM. Karena KIM ini menjadi ujung tombak penyebaran informasi daerah kepada masyarakat,” jelas Subani.

Lebih lanjut, Subani menambahkan bahwa keberadaan KIM tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi publik, tetapi juga berperan penting dalam membangun citra positif dan membranding desa maupun kelurahan melalui publikasi kegiatan, potensi lokal, dan inovasi masyarakat.
“Dengan adanya KIM, desa dan kelurahan dapat mempromosikan potensi yang dimiliki. Ini bagian dari upaya memajukan daerah sekaligus memperkuat identitas masing-masing wilayah,” tambahnya.
Melalui kegiatan Bimtek bertema “Penulisan Efektif dan Menarik serta Strategi Membuat Konten Kreatif”, para penggiat KIM dibekali keterampilan jurnalistik dan pembuatan konten digital agar mampu mengelola media sosial, website, maupun kanal YouTube secara profesional dan menarik.
Dengan sinergi antara Diskominfo, KIM, dan pemerintah daerah, penyebaran informasi publik di Kabupaten Nganjuk diharapkan semakin luas, akurat, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.