Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING- Upaya menjaga kelestarian alam kini mulai digalakkan dari lingkungan pesantren. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk menggagas gerakan “Eco Pesantren: Mewujudkan Pesantren Ramah Lingkungan”, sebuah program kolaboratif yang mengajak santri dan pengasuh pesantren menjadi garda depan dalam menjaga bumi, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kemenag Nganjuk tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, perwakilan DLH, serta para pengurus pondok pesantren se-Kabupaten Nganjuk. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, menggambarkan kepedulian bersama terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan lestari.
Baca Juga : Penyuluh Menyapa Dhuafa, Kemenag Nganjuk Hadirkan Kasih dan Kepedulian di Prambon
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Nganjuk menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi contoh perubahan perilaku ramah lingkungan di tengah masyarakat.
“Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah membangun kesadaran ekologis. Santri bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga bumi, karena menjaga alam juga bagian dari ibadah,” ujarnya.
Melalui gerakan Eco Pesantren, Kemenag dan DLH mendorong implementasi berbagai praktik hijau, mulai dari pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penghijauan area pesantren, hingga penghematan energi dan air.
Sementara itu, perwakilan dari DLH Kabupaten Nganjuk menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam membangun budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan keagamaan.
“Sinergi antara Kemenag dan DLH menjadi langkah strategis. Dengan dukungan para pengasuh pesantren, gerakan hijau bisa tumbuh dari akar rumput, dari santri untuk bumi,” jelasnya.
Baca Juga : Kakankemenag Nganjuk Hadiri OMI Jatim di MTsN 5 Nganjuk, Beri Motivasi Peserta
Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya pesantren-pesantren hijau di Nganjuk, yang tidak hanya unggul dalam pendidikan spiritual dan intelektual, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kelestarian alam.
Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai religius, Kemenag dan DLH Nganjuk mengajak seluruh pesantren untuk menanamkan cinta lingkungan sebagai bagian dari pengamalan iman — merawat bumi sebagai wujud syukur atas ciptaan Tuhan.