Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING– Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Nganjuk, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Halaman Balai Desa Pandean, Kecamatan Gondang, pada Selasa (7/10/2025).
Kegiatan ini terlaksana atas dukungan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, serta melibatkan sinergi antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan akses pangan terjangkau bagi masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi di tingkat daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satria Wibowo, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program prioritas daerah yang secara langsung membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga terkendali. Ini bagian dari intervensi pasar yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung ketahanan pangan menjelang akhir tahun,” ujar Jusuf.

Menurutnya, Tim TPID Kabupaten Nganjuk terus memperkuat sinergi dengan Bulog, Bapanas, dan pelaku usaha pangan dalam mendukung ketersediaan bahan pokok utama seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan komoditas lain yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini juga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor. Kami ingin memastikan bahwa program stabilisasi pangan berjalan efektif dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” tambahnya.
Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Gondang ini, Jusuf menegaskan bahwa Tim TPID terus berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memastikan ketersediaan pangan yang merata, harga yang terjangkau, dan daya beli yang stabil.
“Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pangan nasional, dan masyarakat dalam mewujudkan Nganjuk yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya dalam Ketahanan Pangan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Gondang, Bayu Istas Sasongko, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Gerakan Pangan Murah tidak hanya berfungsi sebagai intervensi harga, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan untuk bijak dalam berbelanja serta didorong ikut mendukung gerakan menanam di lingkungan sekitar. Pemerintah kecamatan siap berkolaborasi agar kegiatan seperti ini terus berlanjut di wilayah Gondang,” tutur Camat Bayu.