#

Ratusan Warga Desa Pandean Serbu Gerakan Pangan Murah Pemkab Nganjuk

Nganjuk, PING— Ratusan warga tampak antusias memadati halaman Balai Desa Pandean, Kecamatan Gondang, pada Selasa (7/10/2025) pagi. Mereka datang lebih awal untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Nganjuk.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejak pagi, area kegiatan sudah ramai dipadati warga yang datang untuk membeli bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, hingga ikan lele.

Harga yang ditawarkan cukup bersahabat dengan kantong masyarakat. Beras Super Pak No dijual Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter, dan telur ayam ras Rp26.000 per kilogram.

Kepala Dinas KPP Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi nyata dari kebijakan pengendalian inflasi daerah yang digerakkan oleh TPID.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan tetap aman di tingkat lokal.

“Kami terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di Kabupaten Nganjuk. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan, sekaligus membantu menekan laju inflasi di daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan semacam ini juga menjadi sarana edukatif bagi masyarakat agar lebih bijak dalam berbelanja dan mulai mendukung gerakan pangan mandiri di lingkungan masing-masing.

“Selain menjaga ketersediaan bahan pokok, kami juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam gerakan menanam di rumah atau pekarangan. Ini bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga,” imbuhnya.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Desa Pandean ini mendapat sambutan positif dari warga karena dianggap mampu memberikan manfaat langsung, terutama di tengah harga pasar yang cenderung tidak stabil.

“Senang sekali bisa belanja di sini. Harganya lebih murah dari pasar dan sangat membantu untuk kebutuhan harian,” ujar Siti Aminah, warga Desa Pandean.

“Kalau kegiatan seperti ini rutin diadakan, tentu sangat membantu masyarakat kecil. Semoga bisa terus berlanjut,” sambungnya.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemkab Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.