#

Dinas Kesehatan Nganjuk Dorong Pelaku UMKM Jadi Agen Edukasi “Gema Cermat”

Nganjuk, PING– Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk terus memperluas jangkauan edukasi tentang penggunaan obat yang benar melalui program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Kali ini, kegiatan tersebut menggandeng 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan di Nganjuk, dalam pelatihan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Kesehatan Nasional ke-61 bertempat di Aula Gedung BLK Nganjuk, Rabu (8/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelibatan pelaku UMKM memiliki tujuan strategis. Selain dikenal aktif di bidang ekonomi, para pelaku UMKM juga dianggap sebagai tokoh masyarakat yang dapat menjadi agen perubahan dalam perilaku hidup sehat, khususnya dalam penggunaan obat.

“Alhamdulillah, pertemuan hari ini menjadi bagian dari upaya kami memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM. Kami berharap ibu-ibu dan bapak-bapak peserta tidak hanya memahami materi Gema Cermat, tetapi juga mampu menyebarkan pengetahuan ini kepada pelanggan dan masyarakat sekitar,” ungkap dr. Tien.

Lebih lanjut, dr. Tien menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami cara menggunakan obat dengan benar. Banyak di antara mereka yang membeli obat bebas di toko kelontong atau apotek tanpa petunjuk yang tepat. Hal ini, menurutnya, dapat berisiko terhadap kesehatan.

“Tujuan utama kami adalah menggerakkan masyarakat agar cerdas menggunakan obat. Jangan sampai keinginan untuk sembuh justru menimbulkan masalah baru karena salah memilih atau salah menggunakan obat,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Nganjuk sebelumnya telah melaksanakan kegiatan serupa di berbagai puskesmas dengan melibatkan kader kesehatan. Namun kali ini, pelibatan UMKM menjadi inovasi baru agar pesan edukasi dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

“Kami ingin para pelaku UMKM menjadi panutan, tidak hanya dalam bisnis tetapi juga dalam pengetahuan kesehatan. Dengan memahami cara penggunaan, penyimpanan, hingga waktu yang tepat membuang obat, mereka bisa menjadi contoh nyata di lingkungannya,” tambah dr. Tien.

Dalam kegiatan ini, Dinas Kesehatan juga menghadirkan narasumber untuk memberikan materi secara interaktif dan menyenangkan, agar para peserta dapat memahami konsep Gema Cermat dengan lebih mudah.

“Kami berharap peserta fokus dan menikmati seluruh rangkaian pelatihan hari ini. Selain memperkaya pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wadah kebersamaan dan persiapan menuju Hari Kesehatan Nasional yang akan datang,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung penuh antusiasme, dengan para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman. Melalui program ini, Dinas Kesehatan Nganjuk berharap gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat dapat menjadi kebiasaan sehat yang tumbuh dari kesadaran bersama.