#

KPK Ajak Generasi Kreatif Lawan Korupsi Lewat “Kelas dan Kompetisi Konten Antikorupsi”

Nganjuk, PING – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk Kelas dan Kompetisi Konten Antikorupsi – Benar Benar Kompetisi, yang berlangsung mulai 15 September hingga 30 Oktober 2025. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkontribusi aktif dalam gerakan antikorupsi melalui karya kreatif digital.

Mengusung semangat “Kontenmu Bisa Jadi Senjata Lawan Korupsi”, kompetisi ini dirancang untuk mendorong partisipasi publik dalam menyebarkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sosial melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dan pakar ternama di bidangnya, antara lain:

  • Rimawan Pradiptyo, Ph.D. (Ekonom UGM)
  • Gandjar L. Bonaprapta (Pakar Hukum Pidana UI)
  • Muh. Indra Furqaan (Widyaiswara Ahli Madya KPK)
  • Odeky Madaskari (Novelis dan Sosiolog)
  • Chrystelina GS (Biro Humas KPK)
  • Wisnu Nugroho (Redaktur Senior Kompas.com)

Peserta akan mendapatkan pengalaman belajar mendalam seputar isu antikorupsi, strategi komunikasi publik, serta teknik pembuatan konten yang berdampak. Selain itu, peserta yang mengikuti program e-learning hingga tuntas berhak memperoleh sertifikat resmi senilai 20 JP dan kesempatan meraih apresiasi menarik bagi karya terbaik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan komunitas kreatif untuk memperkuat budaya antikorupsi di Indonesia.

“Lewat konten yang jujur, inspiratif, dan edukatif, masyarakat bisa menjadi bagian dari gerakan besar melawan korupsi. KPK ingin mengajak publik untuk beraksi lewat kreativitas,” demikian disampaikan pihak penyelenggara melalui laman resmi KPK.

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai panduan, ketentuan, serta mekanisme kompetisi dapat diakses melalui tautan: s.id/benar2kompetisi.

Dengan semangat kolaboratif ini, KPK berharap gerakan #KawanAksi dapat terus berkembang, menumbuhkan kesadaran publik, dan menjadikan konten digital sebagai alat perubahan menuju Indonesia yang bersih dan berintegritas