#

Diserbu Warga! Gerakan Pangan Murah di Mojorembun Banjir Pembeli

Nganjuk, PING - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Balai Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, pada Rabu (29/10/2025).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Beragam komoditas dijual dalam GPM kali ini, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, hingga ikan lele segar. Sejak pagi, masyarakat Mojorembun tampak antusias memadati area balai desa untuk berbelanja kebutuhan harian.

Kepala Dinas KPP Nganjuk, Jusuf Satria Wibowo, menuturkan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kestabilan harga pangan dan daya beli masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.

Jusuf juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan sejumlah lembaga strategis dalam mengamankan pasokan pangan di wilayah Nganjuk. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil,” jelasnya.

Selain membantu menekan inflasi, pelaksanaan GPM di Mojorembun juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha lokal yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Mereka dapat memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan distribusi di tingkat desa.

Dengan terselenggaranya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan kestabilan harga dan daya beli masyarakat Nganjuk, khususnya di wilayah Rejoso, tetap terjaga menjelang akhir tahun.