339 Pramuka Garuda Nganjuk Resmi Dilantik, Bupati Marhaen: Jadilah Teladan dan Generasi Tangguh
- 26-05-2026
Nganjuk, PING— Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, pada Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk. GPM menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi serta membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Berbagai komoditas pangan dijual di bawah harga pasar, seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, ikan lele, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Kehadiran program ini disambut antusias oleh warga Desa Gejagan yang sejak pagi berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satria Wibowo, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah tidak hanya berfokus pada penjualan bahan pokok, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat.

“GPM ini bukan sekadar menjual bahan pokok murah, melainkan juga mengedukasi masyarakat agar bijak berbelanja dan mendukung produk pangan lokal. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jusuf menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di Nganjuk. “Kami terus berkoordinasi dengan TPID, Bulog, dan stakeholder lainnya agar pasokan bahan pangan tetap aman, terutama menjelang akhir tahun,” imbuhnya.
Menariknya, di tempat yang sama juga dilaksanakan sosialisasi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu keluarga prasejahtera.
Jusuf menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Nganjuk sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah. Pangan harus tetap tersedia, terjangkau, dan merata untuk semua,” tutupnya.