#

Dorong Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat, Dinas KPP Nganjuk Gelar GPM di Desa Rowomarto

Nganjuk, PING — Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Balai Desa Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Selasa (4/11/2025).

Sejak pagi, puluhan warga tampak antusias memadati area kegiatan. Mereka berbelanja berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, hingga ikan lele segar yang dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Program GPM kali ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas KPP Nganjuk, Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk. Selain menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satria Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga wajar, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar. Bantuan sembako ini juga kami berikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi di daerah tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. "Kami bekerja sama dengan BULOG, Badan Pangan Nasional, dan TPID agar pasokan bahan pokok di seluruh wilayah Nganjuk tetap terjamin. Tujuannya satu, menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat,” imbuhnya.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, Jusuf menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung. Hal ini diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi pangan lokal serta menumbuhkan semangat ekonomi desa.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan penyaluran bantuan sembako ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap stabilitas harga, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga menjelang akhir tahun 2025.