339 Pramuka Garuda Nganjuk Resmi Dilantik, Bupati Marhaen: Jadilah Teladan dan Generasi Tangguh
- 26-05-2026
Nganjuk, PING — Dalam upaya mendorong transformasi digital di sektor pertanian, Omah Tandang di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti Pelatihan Tani Digital 2025. Program ini dirancang untuk membekali petani, pelaku usaha pertanian, dan masyarakat desa agar tidak hanya mahir bertani, tetapi juga mampu mempromosikan hasil dan aktivitas pertanian melalui konten digital yang kreatif dan menarik.
Setelah sukses dengan kegiatan "Mak Cerdas Digital (MCD)" pada mei lalu, kini Omah Tandang akan merangkul pelaku agrikultur. Dengan slogan “Belajar Bikin Konten, Bukan Cuma Panen”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Nganjuk dalam mendukung digitalisasi sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi berbasis desa.
Pendaftaran dibuka mulai 30 Oktober hingga 17 November 2025, dan dapat dilakukan secara daring melalui tautan bit.ly/TaniDigital. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari, pada 25–27 November 2025, tanpa perwakilan.
Adapun persyaratan peserta meliputi:
Melalui kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan praktis tentang strategi komunikasi digital, pembuatan konten kreatif, serta pemasaran hasil pertanian melalui media sosial.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk, Subani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi pemerintah dalam mempertemukan dunia pertanian dengan teknologi informasi.
“Melalui Tani Digital, kami ingin membentuk generasi petani modern yang tidak hanya produktif di lahan, tetapi juga cerdas dalam memanfaatkan media digital. Harapannya, petani Nganjuk dapat memperluas pasar, meningkatkan nilai jual produk, dan menarik minat anak muda untuk ikut membangun sektor pertanian,” ujar Subani.
Lebih lanjut, Subani menambahkan bahwa pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya Diskominfo untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital di pedesaan, sekaligus mendukung visi Nganjuk sebagai kabupaten yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Omah Tandang siap menjadi ruang belajar dan berkreasi bagi petani digital masa depan Nganjuk," pungkasnya.