Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING– Pemerintah Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmen serius dalam reformasi birokrasi. Sebanyak 53 Pejabat Administrator dan Pengawas resmi menempati posisi baru melalui prosesi Pengangkatan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah/Janji yang digelar di Pendopo KRT Soesrokoesoemo pada Rabu (3/12/2025). Acara ini menandai babak baru dalam upaya Pemkab Nganjuk untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang menjadikannya sebagai momentum krusial dalam menata ulang struktur organisasi daerah. Puluhan pejabat yang dilantik, mulai dari kepala bagian hingga pengawas, kini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam pidatonya, Bupati Marhaen menyampaikan pesan yang sangat tegas namun penuh harap. Ia mengingatkan bahwa posisi baru ini bukanlah sekadar kenaikan pangkat, melainkan sebuah amanah suci yang harus dipertanggungjawabkan.

“Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini diambil sumpah. Jabatan ini adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. Ingat, pertanggungjawaban ini bukan hanya di hadapan pimpinan, bukan hanya kepada masyarakat, tetapi yang utama adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Orang yang akrab di sapa Kang Marhaen itu menekankan bahwa agenda utama pasca pelantikan adalah meninggalkan segala bentuk kepentingan pribadi atau kelompok. Fokus tunggal birokrasi Nganjuk harus bergeser sepenuhnya pada kesejahteraan masyarakat.
“Mulai hari ini, tidak ada lagi kepentingan lain. Fokus kita tunggal yaitu memberikan pelayanan publik terbaik untuk seluruh warga Nganjuk. Jadilah pelayan sejati masyarakat, bukan sekadar penguasa,” serunya.
Poin paling menarik dan ditekankan oleh Kang Marhaen adalah mengenai integritas proses penempatan jabatan. Di tengah isu praktik kotor dalam mutasi di daerah, Dirinya memastikan bahwa proses di Nganjuk berjalan bersih dan transparan.
Secara khusus, Kang Marhaen menyampaikan pesan untuk keluarga besar dan para pejabat yang hadir: “Selamat dan sukses. Salam hormat untuk keluarga dirumah. Sampaikan bahwa jenengan naik, atau mungkin mutasi, atau promosi semuanya 0 rupiah,”ucapnya.

Pernyataan ini sontak menjadi penegasan bahwa Pemkab Nganjuk berada dalam era baru, bebas dari praktik transaksional. Selain itu, Kang Marhaen memberikan peringatan keras terhadap praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), terutama pungutan liar (pungli) yang sangat merugikan warga.
“Tunjukkan bahwa Anda berintegritas tinggi. Tidak boleh lagi ada pungli atau perbuatan yang merugikan masyarakat sedikit pun. Berinovasilah, pastikan semua program pemerintah, dari tingkat pusat hingga daerah, berjalan tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.
Acara pelantikan berlangsung tertib dan ditutup dengan sesi foto bersama, menyimbolkan dimulainya tugas baru bagi 53 pejabat ini. Diharapkan, mereka dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata demi kemajuan Kabupaten Nganjuk.