#

Pimpin Apel Akbar di Stadion Anjuk Ladang, Kang Marhaen Tekankan ASN Harus Peka Dinamika Geopolitik

Nganjuk, PING– Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk memadati Stadion Anjuk Ladang pada Senin pagi (30/3/2026). Kehadiran massa berseragam cokelat ini dalam rangka mengikuti Apel Akbar dan Halal Bihalal usai libur panjang Lebaran.

Sejak pukul 06.30 WIB, para peserta sudah memenuhi tribun dan lapangan stadion, menunjukkan antusiasme tinggi untuk kembali mengabdi. Apel resmi dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan dipimpin oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Turut mendampingi Wakil Bupati Nganjuk, Sekretaris Daerah Nganjuk, Ketua TP PKK Nganjuk, Ketua GOW Nganjuk, Ketua DWP Nganjuk, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam amanatnya, Bupati Marhaen menekankan bahwa momentum pasca-Lebaran ini harus menjadi titik balik bagi ASN untuk meningkatkan wawasan, terutama memahami dinamika geopolitik dan ekonomi makro yang berdampak langsung pada anggaran dan kebijakan di daerah.

“Kondisi geopolitik dan makro ekonomi itu akan berpengaruh sampai ke daerah. Contohnya dana transfer ke daerah, itu bisa terdampak. ASN jangan hanya merasa aman, tapi juga harus ikut memikirkan solusi-solusi yang ada di pemerintah daerah,” tegas Kang Marhaen sapaan akrabnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya empati dan pemahaman terhadap kebijakan pemerintah daerah. ASN, menurutnya, harus aktif, adaptif, serta mampu membaca situasi agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan.

“Kalau ada kebijakan yang mungkin dirasa kurang pas, ASN juga harus memahami konteksnya. Jadi tidak hanya menjalankan, tapi juga ikut berpikir dan mencari solusi,” imbuhnya.

Selain itu, Kang Marhaen juga menyinggung tantangan ke depan terkait kebijakan nasional mengenai komposisi belanja pegawai yang ditargetkan maksimal 30 persen pada tahun 2027. Saat ini, komposisi belanja pegawai di Kabupaten Nganjuk masih berada di kisaran 44 persen.

“Kita siapkan berbagai skema agar bisa menyesuaikan dengan ketentuan tersebut. Yang jelas, kita berupaya mencari solusi terbaik tanpa harus melakukan pemecatan pegawai,” jelasnya.

Acara yang berlangsung khidmat di bawah sinar matahari pagi tersebut ditutup dengan kegiatan Halal Bihalal. Seluruh ASN tampak berbaris rapi untuk saling bersalaman dengan jajaran pimpinan daerah sebagai simbol kebersamaan dan penguatan silaturahmi.

Kegiatan ini diharapkan mampu mengokohkan soliditas internal Pemerintah Kabupaten Nganjuk guna memberikan pelayanan publik yang lebih prima dan responsif terhadap perubahan zaman pasca libur Idulfitri.(AR/BG/YS/CS)