#

Jembatan Perintis Garuda Nganjuk Diresmikan, Akses Ekonomi Warga Terbuka Setelah Penantian 40 Tahun

Nganjuk, PING– Harapan panjang masyarakat Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk akhirnya terwujud dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda yang kini resmi dimanfaatkan sebagai penghubung antarwilayah sekaligus akses penting bagi aktivitas ekonomi warga. Infrastruktur tersebut merupakan bagian dari program nasional pembangunan jembatan perintis yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto via daring secara serentak di berbagai daerah, Senin (9/3/2026).

Di Kabupaten Nganjuk, kegiatan ini turut dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, jajaran TNI, serta unsur pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Kehadiran jembatan tersebut disambut antusias masyarakat karena selama puluhan tahun mereka mengalami keterbatasan akses penghubung antarwilayah.

Jembatan yang berada di Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan ini memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 1,8 meter. Infrastruktur tersebut dibangun melalui kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat secara gotong royong sehingga dapat mempercepat realisasi pembangunan yang telah lama dinantikan warga.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis tidak hanya bertujuan menyediakan sarana transportasi, tetapi juga membuka akses kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Jembatan-jembatan perintis ini adalah akses, baik untuk menuju lahan pertanian, antar kampung, sarana pendidikan hingga menuju pasar,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi jembatan.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur pembangunan jembatan ini akhirnya bisa terwujud. Infrastruktur ini sangat dibutuhkan masyarakat dan diharapkan mampu membuka akses ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada peluncuran jembatan skala nasional, agenda di wilayah Kodim 0810/Nganjuk turut diwarnai aksi kemanusiaan. Pangdam beserta jajarannya menyalurkan paket sembako bagi penduduk Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial. Selain itu, pemberian santunan kepada para pelajar juga dilakukan guna menyuntikkan semangat belajar dan mendukung kemajuan pendidikan bagi generasi penerus di wilayah tersebut.

Selama hampir empat dekade, masyarakat di kawasan tersebut harus menghadapi keterbatasan akses transportasi untuk menuju wilayah seberang sungai. Dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda, perjalanan warga kini menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.

Jembatan tersebut juga menjadi penghubung strategis antara Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro dengan wilayah Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, sehingga mempercepat mobilitas masyarakat terutama dalam sektor pertanian, pendidikan, dan perdagangan antarwilayah.

Keberadaan jembatan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi akses transportasi, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pembangunan yang menjangkau langsung kebutuhan masyarakat pedesaan di Kabupaten Nganjuk.