#

Ayo ke Posyandu! Pastikan Buah Hati Terlindungi dari Infeksi Cacingan Tahun Ini

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan resmi memulai program Pemberian Obat Pencegahan Penyakit Massal (POPM) Cacingan tahap pertama di tahun 2026. Program ini menyasar anak usia balita hingga sekolah dasar guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari infeksi cacing.

Berdasarkan informasi resmi dari Puskesmas Sawahan, pemberian obat cacing ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, yakni pada bulan April dan Oktober. Masyarakat dapat memperoleh obat cacing secara gratis melalui layanan di Posyandu bagi anak usia balita dan pra-sekolah, serta di sekolah-sekolah bagi siswa tingkat Sekolah Dasar (SD).

Untuk memastikan efektivitas dan keamanan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua sebelum anak meminum obat cacing jenis Albendazole ini:

  • Kondisi Anak: Pemberian obat harus ditunda apabila anak sedang dalam kondisi demam.
  • Persiapan: Pastikan anak sudah sarapan atau makan terlebih dahulu sebelum meminum obat.
  • Dosis Usia 12-23 Bulan: 200 mg atau setengah tablet.
  • Dosis Usia 2 Tahun ke Atas: 400 mg atau satu tablet tunggal.

Infeksi cacingan tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan gejala seperti kurang nafsu makan, lesu, perut buncit, hingga penurunan berat badan yang berdampak pada tumbuh kembang anak.

Menanggapi dimulainya program ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam mendukung program POPM Cacingan.

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua di Kabupaten Nganjuk untuk memastikan putra-putrinya mendapatkan obat cacing sesuai jadwal. Infeksi cacingan adalah salah satu faktor risiko yang bisa mengganggu penyerapan nutrisi anak, yang jika dibiarkan dapat memicu terjadinya stunting," ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Tien juga menambahkan bahwa pemberian obat cacing ini harus dibarengi dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.

"Obat cacing adalah langkah pencegahan medis, namun yang paling utama adalah menjaga kebersihan lingkungan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan alas kaki saat di luar rumah, serta memastikan konsumsi air yang sudah direbus hingga matang," pungkasnya.

Dengan adanya program rutin ini, diharapkan anak-anak di Kabupaten Nganjuk dapat tumbuh dengan optimal, cerdas, dan terhindar dari penyakit yang menghambat prestasi mereka.