Gerak Cepat! Bupati Nganjuk Tinjau Jalan Rusak di Ngronggot, Targetkan Perbaikan Tuntas Bulan Depan
- 09-04-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berupaya memperkuat daya saing pelaku usaha kecil di wilayahnya. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dan inovasi Omah Tandang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku UMKM.
Sinergi tersebut tertuang dalam kegiatan "Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Produsen Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)" yang diselenggarakan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis keamanan pangan, tetapi juga menjadi wadah penguatan kapasitas agar pelaku usaha mampu beradaptasi dengan dinamika pasar. Melalui peran Omah Tandang, para peserta didorong untuk melampaui standar kesehatan dengan mulai memanfaatkan teknologi digital dalam strategi pemasaran mereka.
Fasilitator Omah Tandang, Bagas Kurniawan, memberikan pendampingan praktis agar pelaku industri rumah tangga memiliki bekal yang cukup untuk menembus pasar yang lebih luas.
"Tantangan UMKM saat ini tidak hanya terletak pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan menjangkau konsumen secara lebih efektif melalui platform digital," ujar Bagas dalam sesi pendampingannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, yang diwakili oleh Administrator Kesehatan Ahli Muda, Erik Sulistiyorini, menegaskan bahwa pengawasan produk makanan dan minuman di tingkat industri rumah tangga merupakan prioritas utama.
Menurut Erik, pemahaman yang mendalam terhadap standar keamanan pangan akan berdampak langsung pada kualitas produk yang dihasilkan masyarakat. “Melalui edukasi ini, pelaku IRTP diharapkan dapat memahami regulasi terbaru terkait keamanan pangan, memenuhi persyaratan legalitas seperti izin P-IRT, serta mempercepat proses perolehan sertifikasi halal,” ungkapnya.
Selain edukasi kesehatan, dukungan fasilitas dari Omah Tandang menjadi angin segar bagi pelaku usaha. Dukungan berupa akses internet hingga perangkat multimedia membuka peluang bagi UMKM Nganjuk untuk merambah marketplace nasional maupun platform lokal kebanggaan daerah, seperti website NGANTARBIS (ngantarbis.nganjukkab.go.id).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih tangguh. Dengan mengawinkan standar kualitas produk dan pemanfaatan teknologi, UMKM Nganjuk kini memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar modern dan kancah digital. (AI/CS)