#

Ribuan Hewan Kurban di Nganjuk Dipastikan Sehat, Tim AMPM Turun di 20 Kecamatan

Nganjuk, PING-Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Pemeriksa AMPM (Antemortem dan Postmortem) yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Sohibatin, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan sementara per tanggal 28 Mei 2026 pukul 20.00 WIB, jumlah hewan kurban yang telah diperiksa mencapai 9.061 ekor.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara Tim AMPM di 20 kecamatan, rinciannya tercatat sebanyak 716 ekor sapi, 3 ekor kerbau, 7.441 ekor kambing, dan 901 ekor domba telah diperiksa oleh petugas,” ujar Ida Sohibatin.

Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan guna memastikan daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi masyarakat.

Ida Sohibatin menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menjaga kesehatan masyarakat veteriner sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, drh. Ery Cahyono, menambahkan bahwa laporan dari lapangan masih terus masuk dari masing-masing kecamatan.

“Data yang kami sampaikan saat ini masih bersifat sementara karena masih ada laporan yang masuk. Nantinya akan kami update kembali dengan data terbaru,” jelasnya.

Ery juga menyampaikan bahwa hingga Jumat, 29 Mei 2026 atau hari tasyrik ketiga setelah Hari Raya Idul adha, masih terdapat pemotongan ternak kurban di sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk.

“Untuk update Jumat, 29 Mei 2026 di hari tasyrik ketiga setelah Hari Raya Iduladha, masih ada pemotongan ternak kurban. Pelaporan pemotongan hewan kurban juga masih terus berlangsung dan dilaporkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur hingga batas akhir tanggal 10 Juni 2026,” terang Ery Cahyono.

Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk juga mengimbau panitia kurban dan masyarakat untuk tetap memperhatikan kebersihan lokasi penyembelihan serta memastikan hewan kurban berasal dari sumber yang sehat dan telah melalui pemeriksaan petugas.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara intensif, diharapkan pelaksanaan kurban di Kabupaten Nganjuk berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.