Hadiri Bersih Desa Balongasem, Mas Handy: Tradisi Gunungan adalah Modal Kemajuan Desa
- 28-05-2026
SIDOARJO, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk kembali menorehkan prestasi gemilang dalam hal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut, Pemkab Nganjuk sukses mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan yang bersih di Kabupaten Nganjuk berjalan secara konsisten dari tahun ke tahun.
Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat ini digelar di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (29/5/2026).
Dalam momentum penting tersebut, Bupati Marhaen Djumadi turut didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono. Kehadiran pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif ini menegaskan adanya sinergi yang kuat di antara kedua lembaga dalam mengawal sirkulasi anggaran daerah demi kesejahteraan masyarakat Anjuk Ladang.
Usai acara, Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen ini tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bangganya. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran legislatif serta seluruh elemen birokrasi di lingkungan Pemkab Nganjuk yang telah bekerja keras.
"Prestasi luar biasa ini tidak lepas dari fungsi pengawasan yang harmonis dari rekan-rekan DPRD Kabupaten Nganjuk. Selain itu, ini adalah buah dari kedisiplinan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta aparatur sipil negara (ASN) yang telah berdedikasi menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)," ujar Kang Marhaen.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, menyatakan bahwa capaian WTP yang ke-9 kalinya ini merupakan indikator bahwa sistem pengawasan dan pelaksanaan anggaran di Nganjuk sudah berada di jalur yang benar (on the right track). Sinergi yang baik antara DPRD dan Pemerintah Daerah akan terus dirawat demi memastikan setiap rupiah APBD digunakan secara bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Bupati Marhaen menegaskan bahwa predikat WTP yang diraih Nganjuk tahun ini bukan sekadar ajang untuk mengejar piala, gengsi, atau penghargaan administratif belaka. Lebih dari itu, pencapaian ini adalah cerminan nyata dari sistem tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Dengan diraihnya opini WTP sembilan kali berturut-turut ini, Pemkab Nganjuk membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan keuangan daerah dijaga dengan sangat baik. Di akhir sesi wawancara, Kang Marhaen memberikan suntikan semangat kepada seluruh jajarannya untuk tidak terlena dan tetap memacu kinerja di masa mendatang.
"Nganjuk TOP! Meraih 9 kali WTP berturut-turut. Terus kita pertahankan, Gass.. pool pokoknya!" tegas Kang Marhaen dengan penuh optimisme sembari didampingi Ketua DPRD di ujung acara penyerahan LKPD 2025.
Dengan modal predikat WTP ini, Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan bahwa akuntabilitas keuangan berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.