#

Dinas Pertanian Nganjuk Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1447 H

Nganjuk,PING-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk terus memantapkan persiapan melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban di 20 kecamatan se-Kabupaten Nganjuk, Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat, layak, dan aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Sohibatin, menyampaikan bahwa pemeriksaan dan pendataan hewan kurban dipimpin langsung oleh drh. Neneng Susanti selaku Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Kabupaten Nganjuk bersama tim dokter hewan dan paramedik veteriner.

“Menjelang Idul Adha 1447 H, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menerjunkan dokter hewan dan paramedik veteriner untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Kegiatan ini bertujuan memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak, serta memenuhi syarat syariat sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” jelas Ida.

Ia menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan kondisi kesehatan hewan, pemeriksaan fisik dan umur hewan, pencegahan penyakit menular ternak, hingga edukasi kepada peternak dan pedagang hewan kurban.

“Kegiatan pemeriksaan hewan kurban ini akan terus digencarkan hingga Hari Raya Idul Adha 1447 H guna memastikan kesehatan dan kelayakan hewan yang akan dikurbankan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, drh. Ery Cahyono, mengatakan jumlah hewan yang telah diperiksa dalam kegiatan tersebut mencapai 73 ekor sapi, 323 ekor kambing, dan 114 ekor domba yang tersebar di 20 kecamatan.

“Hewan yang dinyatakan sehat diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang ditandatangani dokter hewan berwenang serta penanda berupa stiker pada hewan tersebut,” ujarnya.

Sedangkan untuk hewan yang terindikasi sakit, lanjut Ery, dilakukan pengobatan, pemberian vitamin, serta pemisahan dari koloni hingga kondisinya kembali sehat.

“Beberapa faktor yang diduga menyebabkan hewan mengalami gangguan kesehatan di antaranya stres akibat perjalanan jauh saat transportasi serta proses adaptasi terhadap lingkungan baru,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pertanian berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai standar kesehatan hewan.