Penuh Haru dan Doa, Bupati Marhaen Djumadi Berangkatkan 210 Jemaah Haji Kloter 112 Kabupaten Nganjuk
- 21-05-2026
Nganjuk, PING – Suasana peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, berlangsung khidmat, Sabtu (16/5/2026) siang. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih menambah semarak agenda nasional tersebut.
Wakil Bupati Nganjuk, Mas Handy, menyambut langsung para menteri, kepala daerah, dan tamu undangan yang hadir. Suasana penyambutan berlangsung hangat dengan saling berjabat tangan dan berbincang santai.
Di tengah penyambutan, terjadi momen menarik saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menanyakan asal-usul nama Desa Nglawak kepada Wabup Handy. Pertanyaan itu sontak mengundang tawa.
“Pagi ini kita ada di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, dalam acara launching KDKMP bersama Bapak Presiden. Tapi yang menarik ini nama desanya, disebut Nglawak. Ini satu desa pelawak semua atau bagaimana, Pak Wabup?” canda Bima Arya sambil tertawa.

Menanggapi hal itu, Wabup Mas Handy menjelaskan bahwa banyak orang memang salah mengira nama desa tersebut berkaitan dengan profesi pelawak.
“Banyak yang mengira begitu, Pak Wamen. Padahal nama Nglawak berasal dari kata temulawak, karena dahulu wilayah ini dikenal dengan tanaman temulawak,” jelas Handy sambil tersenyum.
Mendengar penjelasan itu, Bima Arya kembali melontarkan candaan.
“Oh, ternyata dari tanaman temulawak. Saya kira semuanya profesi pelawak,” ujarnya disambut gelak tawa.
“Memang banyak yang bilang begitu, Pak Wamen,” timpal Handy.
Menutup obrolan santai tersebut, Bima Arya memuji sosok Wakil Bupati Nganjuk yang dinilainya humoris.
“Tapi Pak Wakilnya lucu. Terima kasih, Pak Wamen sudah datang ke Nganjuk,” ujar Mas Handy.
Momen hangat dan penuh canda itu menambah cair suasana acara peresmian yang dihadiri sejumlah pejabat pusat maupun daerah.