Penuh Haru dan Doa, Bupati Marhaen Djumadi Berangkatkan 210 Jemaah Haji Kloter 112 Kabupaten Nganjuk
- 21-05-2026
Nganjuk, PING – Gelombang kedua pemberangkatan Jemaah Haji asal Kabupaten Nganjuk tahun 1447 H / 2026 M kembali dilaksanakan di halaman Pendopo KRT Sosrokoesoemo pada Rabu (20/5/2026). Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara resmi melepas ratusan jemaah yang tergabung dalam Kloter 113 dan Kloter 114 untuk menuju Embarkasi Surabaya.
Acara pelepasan ini dihadiri dan didampingi langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan, Kepala Kantor Kemenag Nganjuk, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Nganjuk, serta ketua organisasi keagamaan seperti MUI dan KBIHU se-Kabupaten Nganjuk.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengawali arahannya dengan mengucapkan selamat kepada para jemaah yang mendapatkan kesempatan berharga untuk menunaikan rukun Islam kelima. Beliau mengingatkan bahwa antrean haji saat ini membutuhkan waktu puluhan tahun, sehingga keberangkatan ini wajib disyukuri.

"Saya atas nama Bupati Nganjuk, atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan atas nama seluruh masyarakat Nganjuk mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji dan umrah Bapak Ibu sekalian. Semoga menjadi haji yang mabrur. Mulai berangkat dari Nganjuk sehat walafiat, selama perjalanan sampai ke tanah suci, hingga mengikuti seluruh rangkaian ibadah di sana mudah-mudahan dilancarkan dan tetap sehat walafiat," ucap Kang Marhaen—sapaan akrab Bupati.
Kang Marhaen menggarisbawahi bahwa dari total kurang lebih 739 jemaah Nganjuk yang berangkat, ia berharap seluruhnya bisa kembali pulang ke tanah air dengan jumlah yang tetap utuh. Untuk itu, beliau menitipkan pesan khusus yang berfokus pada tiga hal utama: Kesabaran, Kesehatan, dan Kekompakan.
"Pesan saya sederhana. Kalau sudah sampai sana yang paling penting adalah sabar, sabar, dan sabar. Terutama untuk petugas haji yang menangani kesehatan dan KBIHU, saya titipkan warga Nganjuk karena rata-rata banyak yang sudah sepuh," pinta Kang Marhaen.
Mengingat kondisi cuaca di tanah suci yang panas, Kang Marhaen mengimbau jemaah untuk waspada terhadap risiko dehidrasi. "Di sana agak panas, maka nanti harus diperbanyak minum. Minum air zamzam, dan di mana-mana harus membawa botol air untuk mengurangi risiko hidrasi," pesannya.

Selain faktor kesehatan, Kang Marhaen juga meminta jemaah untuk selalu bersama-sama dan tidak memisahkan diri dari rombongan. "Ke mana-mana harus mengajak teman, jangan sampai sendirian. Kita mendatangi negara dengan budaya dan orang-orang yang berbeda. Tolong identitas jangan sampai tertinggal. Warga Nganjuk harus saling mengingatkan, jaga kekompakan satu identitas. Handphone juga kalau bisa dipastikan memiliki nomor yang bisa dihubungi, dan sering-seringlah memberi kabar kepada keluarga di Nganjuk," tegasnya.
Meskipun jarak memisahkan, Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk terus memantau kondisi para jemaah di tanah suci. "Kami melalui Staf Ahli akan terus memantau perkembangan keadaan jemaah haji asal Nganjuk. Di sini, di setiap kegiatan bersama masyarakat dan ASN, kami juga akan selalu mendoakan agar 739 jemaah kita dilancarkan ibadahnya, baik yang wajib maupun yang sunnah," ungkap Marhaen.
Di akhir sambutan, Bupati Marhaen menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan kebaikan bagi jajaran pemerintahan dan kemakmuran wilayah Kabupaten Nganjuk.
"Kami titip doa, tolong doakan saya agar bisa menjadi pemimpin yang amanah selama menjabat sampai selesai menjabat nanti, dan berakhir dengan khusnul khotimah. Doakan juga seluruh warga Nganjuk agar selalu sehat walafiat, dijauhkan dari segala marabahaya dan penyakit, diberikan rezeki yang banyak dan barokah, serta Nganjuk menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi," pungkas Bupati sebelum melepas rombongan secara resmi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Nganjuk, H. Zainal Abidin Hanif Kamaluddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas dukungan penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Atas nama Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh jemaah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang telah memfasilitasi seluruh akomodasi jemaah, mulai dari keberangkatan di kabupaten menuju asrama haji embarkasi," kata Zainal Abidin.
Lebih lanjut, Zainal Abidin merinci jumlah jemaah pada gelombang kedua yang diberangkatkan secara bersamaan ini. "Untuk Kloter 113 berjumlah 374 jemaah, sedangkan Kloter 114 berjumlah 152 jemaah. Semoga kedua kloter yang berangkat bersama ini senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT, serta diberikan kesehatan lahir dan batin," tandasnya.
Suasana haru kembali pecah saat sirene mobil pengawal berbunyi, menandai diberangkatkannya bus Kloter 113 dan 114 meninggalkan halaman pendopo menuju Asrama Haji Surabaya.