Penuh Haru dan Doa, Bupati Marhaen Djumadi Berangkatkan 210 Jemaah Haji Kloter 112 Kabupaten Nganjuk
- 21-05-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berkomitmen memberikan respons cepat dan terintegrasi terhadap segala bentuk kondisi darurat yang dialami masyarakat. Melalui layanan pusat panggilan (Call Center) Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112, warga Nganjuk kini dapat melaporkan berbagai kejadian kritis secara gratis dan cepat.
Layanan ini dikupas tuntas dalam dialog interaktif Dinamika Pagi di 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM) pada Selasa, 19 Mei 2026. Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Bidang Statistik, Pengelolaan Informasi, dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Hari Purwanto.
Hari Purwanto menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan keselamatan bagi warga. Layanan ini dapat diakses selama 24 jam penuh dalam seminggu dan bebas biaya atau gratis, bahkan dalam kondisi telepon seluler tanpa pulsa atau kartu SIM yang terkunci sekalipun.
"Prinsipnya adalah mempermudah masyarakat. Selama ini banyak nomor darurat yang berbeda-beda dan sering kali membingungkan saat panik. Dengan adanya 112, cukup ingat satu nomor ini untuk melaporkan segala jenis kedaruratan di wilayah Kabupaten Nganjuk," jelas Hari.
Ketika masyarakat menghubungi nomor 112, panggilan akan diterima oleh operator pusat di Diskominfo Nganjuk. Operator kemudian akan meneruskan informasi tersebut secara real-time kepada instansi atau dinas teknis terkait yang menangani kedaruratan di lapangan. Hari merinci ada delapan sektor kedaruratan utama yang terintegrasi, antara lain:
Di akhir sesi dialog, Hari Purwanto mengimbau masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk memanfaatkan layanan kemanusiaan ini secara bijak dan bertanggung jawab. Ia menegaskan agar warga tidak menggunakan nomor 112 untuk melakukan panggilan jahil atau sekadar bermain-main (prank).
"Setiap menit panggilan sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa atau aset warga yang sedang mengalami musibah. Mari jaga bersama fasilitas ini dengan tidak melakukan panggilan palsu, agar petugas bisa fokus memberikan pertolongan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," pungkas Hari Purwanto.
Bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk, simpan nomor 112 di ponsel Anda sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.