Ingatkan Guru Melek Teknologi, Cabdin Nganjuk: Jangan Sampai Peran Pendidik Digantikan AI!
- 26-06-2026
NGANJUK, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus berkomitmen memperkuat sektor agraris di wilayahnya. Momentum Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tahun ini dimanfaatkan Pemkab Nganjuk untuk merevitalisasi peran para penyuluh lapangan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas yang digelar di Ruang Rapat Anjukladang, Rabu (24/6/2026).
Acara strategis yang diikuti oleh 138 penyuluh pertanian se-Kabupaten Nganjuk ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), serta Kepala Katimker Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyuluh pertanian merupakan ujung tombak sekaligus jembatan komunikasi antara kebijakan pemerintah dengan realita di lapangan. Menurutnya, inovasi teknologi tidak akan bisa diadopsi dengan baik oleh petani tanpa adanya pendampingan yang intensif dari para penyuluh.
"Penyuluh ini adalah garda terdepan kita. Suksesnya kedaulatan pangan di Nganjuk ada di tangan panjenengan semua yang mendampingi petani subuh sampai sore. Melalui Bimtek ini, saya minta kapasitas dan pemahaman teknologi modern harus ditingkatkan. Kita tidak bisa lagi pakai cara lama kalau mau maju," ujar Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk.
Ia juga menambahkan, Pemkab akan terus mendukung fasilitas kerja para penyuluh agar program swasembada pangan berkelanjutan bisa berjalan optimal. "Petani kita harus naik kelas, dari sekadar menanam menjadi mandiri secara bisnis. Di sinilah peran krusial penyuluh untuk menularkan ilmunya," tegasnya.
Tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), dalam rangkaian acara tersebut Pemkab Nganjuk juga menyalurkan sejumlah bantuan stimulan untuk mendukung kerja nyata di lapangan.

Secara simbolis, Bupati Marhaen menyerahkan bantuan berupa:
Melalui momentum Hari Krida Pertanian ke-54 ini, sinergi antara Pemkab Nganjuk, Kementerian Pertanian, dan para penyuluh diharapkan dapat semakin solid dalam mendiseminasikan inovasi teknologi serta manajemen usaha tani yang modern. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh Kabupaten Nganjuk.