#

Tegakkan Prinsip 'Nol Rupiah', Bupati Nganjuk Pastikan Pelantikan Pejabat Bebas Jual-Beli Jabatan

Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara resmi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam acara Pengangkatan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan yang berlangsung di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Jumat (12/6/2026).

Empat pejabat yang dilantik tersebut yakni Nugroho sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Onny Supriyono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Agus Heri Widodo sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta dr. Lenny Buana Wuriningtyas sebagai Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan Surat Keputusan Bupati, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara pelantikan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Nganjuk, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen menegaskan bahwa proses seleksi yang menghasilkan empat pejabat tersebut dilaksanakan secara profesional, objektif, dan tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Saya dengan Mas Wabup tidak ada campur tangan sama sekali. Semua berdasarkan nilai dan hasil penilaian yang dilakukan oleh panitia seleksi. Saudara-saudara yang dilantik hari ini memang memiliki nilai tertinggi dan dinilai layak menduduki jabatan tersebut,” tegas Bupati Marhaen.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan unsur internal maupun eksternal sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Menurutnya, pelantikan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membuktikan kapasitas dan kemampuan dalam memimpin organisasi perangkat daerah masing-masing.

“Tunjukkan bahwa saudara memang layak. Dalam seleksi mungkin saudara yang terbaik dalam presentasi, penulisan makalah, dan berbagai tahapan penilaian. Tetapi tantangan sesungguhnya adalah membuktikan melalui kerja nyata,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Ia kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dengan menerapkan prinsip “nol rupiah” dalam seluruh proses promosi dan mutasi jabatan.

Menurutnya, budaya birokrasi yang bersih harus menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Selain itu, para pejabat yang baru dilantik diminta untuk aktif melakukan pelaporan kinerja kepada pimpinan sekaligus menyampaikan capaian program kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas publik.

“Saudara sekarang adalah pejabat publik. Prestasi dan program yang dikerjakan harus dilaporkan, tidak hanya kepada pimpinan tetapi juga kepada masyarakat. Publik berhak mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah,” katanya.

Suasana pelantikan berlangsung penuh khidmat sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Dengan dilantiknya empat pejabat strategis tersebut, diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka mampu membawa perubahan positif di instansi masing-masing.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat dan sukses. Tunjukkan bukti, bukan janji. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Nganjuk dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.