Hangatkan Muharram dengan Aksi Nyata, DWP Nganjuk Salurkan Santunan bagi Anak Yatim, Lansia & Dhuafa
- 17-07-2026
NGANJUK, PING – Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendongkrak mutu pelayanan kesehatan terus diperkuat. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memimpin langsung jalannya Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait Pelayanan Publik yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sakura Hall Lantai 4 Gedung A, RSD Kertosono, pada Rabu (15/7/2026).
Forum strategis ini dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Komisi IV DPRD Nganjuk,Direktur RSD Kertosono beserta jajaran manajemen rumah sakit, Camat, Kepala Puskesmas, perwakilan tokoh masyarakat, serta perwakilan pengguna layanan. Agenda ini digelar sebagai ruang diskusi terbuka demi menyelaraskan standar pelayanan rumah sakit dengan ekspektasi dan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam pengarahannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut memaparkan secara komprehensif mengenai strategi membangun pelayanan prima (service excellent) dalam manajemen rumah sakit modern. Menurutnya, rumah sakit daerah tidak boleh lagi terjebak dalam pola kerja birokrasi yang kaku, melainkan harus bertransformasi menjadi lembaga pelayanan yang dinamis dan humanis.
Kang Marhaen menekankan bahwa unsur utama dari service excellent adalah kecepatan, ketepatan, dan keramahan. Ketiga aspek ini harus tertanam kuat dalam mindset setiap pegawai, mulai dari jajaran manajemen puncak, dokter, perawat, hingga petugas garda terdepan seperti sekuriti dan staf administrasi loket.
"Membangun service excellent di rumah sakit itu dimulai dari perubahan mentalitas. Ketika pasien datang, yang pertama mereka butuhkan adalah rasa aman dan kenyamanan. Senyum, sapa, dan penanganan yang responsif adalah obat pertama sebelum tindakan medis dilakukan," tegas Kang Marhaen di hadapan para peserta forum.

Lebih lanjut, Bupati Marhaen menjabarkan bahwa manajemen RSD Kertosono harus mampu mengintegrasikan sistem pelayanan berbasis digital untuk memangkas birokrasi yang berbelit. Evaluasi terhadap indeks kepuasan masyarakat harus dilakukan secara berkala dan transparan agar setiap kelemahan sistem dapat segera diintervensi.
Melalui forum konsultasi publik ini, Pemerintah Daerah juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik konstruktif. Berbagai masukan mengenai alur pendaftaran, ketersediaan fasilitas ruang tunggu, hingga optimalisasi layanan rujukan ditampung langsung untuk dijadikan bahan perbaikan berkelanjutan.

Pihak manajemen RSD Kertosono menyambut baik seluruh arahan dan strategi yang dipaparkan oleh Bupati. Pihak rumah sakit berkomitmen untuk menjadikan poin-poin service excellent tersebut sebagai Key Performance Indicator (KPI) atau indikator capaian kinerja utama dalam operasional harian rumah sakit ke depan.
Dengan terlaksananya forum ini, diharapkan RSD Kertosono mampu terus berbenah dan mengukuhkan posisinya sebagai fasilitas kesehatan rujukan utama yang tepercaya, profesional, dan berorientasi penuh pada keselamatan serta kepuasan pasien di Kabupaten Nganjuk.