BPBD Nganjuk Bantu Evakuasi Jenazah dari Sungai Brantas Kertosono
- 16-09-2026
Nganjuk, PING – Sebanyak 78 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, di GOR Bung Karno Nganjuk, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri jajaran Forkopimda, pelatih dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), para kepala sekolah, serta orang tua peserta.
Rangkaian pembukaan diawali dengan prosesi tantingan, dilanjutkan pemotongan pita sebagai tanda memasuki "Desa Bahagia" oleh Bupati Nganjuk yang didampingi Forkopimda. Setelah itu, Bupati melakukan penyiraman air bunga kepada para peserta sebagai simbol resmi dimulainya pendidikan dan pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Nganjuk Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang berhasil lolos dari proses seleksi yang sangat ketat. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya 78 siswa terbaik yang berhasil terpilih untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai calon pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keberhasilan tidak pernah datang secara instan, melainkan melalui kerja keras, disiplin, dan konsistensi.
"Anak-anakku semuanya, kalian adalah anak-anak pilihan. Tahun ini yang terpilih hanya 78 orang. Ini merupakan perjuangan yang luar biasa. Karena itu, kalian harus benar-benar siap, baik secara mental maupun spiritual," ujar Marhaen.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan, tanpa memandang latar belakang. Yang membedakan adalah kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, dan menjaga semangat dalam meraih cita-cita.

"Kalau ingin sukses, maka belajarnya harus lebih keras, bekerjanya juga harus lebih keras. Semua orang diberi kesempatan yang sama untuk menjadi orang sukses. Suatu saat saya berharap di antara kalian ada yang menjadi presiden, gubernur, bupati, jenderal, hakim, jaksa, maupun pemimpin di berbagai bidang," ungkapnya.
Marhaen juga mengingatkan bahwa selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, para peserta harus membangun karakter sebagai pribadi yang tangguh, berani menghadapi tantangan, serta memiliki mental juara.
Ia menilai bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup apabila tidak diimbangi dengan konsistensi dan semangat untuk terus berkembang.
"Jadilah anak-anak yang punya jiwa bertarung, punya jiwa sukses, dan mental juara. Yang dibutuhkan bukan hanya kerja keras, tetapi juga konsistensi dalam menjaga semangat dan motivasi agar terus menjadi pribadi yang hebat," pesannya.

Pendidikan dan pelatihan ini akan berlangsung hingga menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama masa pelatihan, para calon Paskibraka akan dibekali berbagai materi meliputi pembinaan fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera dengan baik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa nasionalisme, disiplin, serta kepemimpinan yang kuat untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.