#

Rekonstruksi Jalan Rigid Beton di Dusun Dukuh Usai, Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Ketandan

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus menunjukkan komitmen nyata dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok pedesaan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Nganjuk resmi menggarap proyek rekonstruksi jalan berupa pengerjaan rigid beton di Dusun Dukuh, Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, pada Rabu (22/7/2026).

Pembangunan ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama ini mendambakan akses jalan yang kokoh, mantap, dan tahan lama untuk menunjang aktivitas keseharian mereka.

Pekerjaan jalan di Dusun Dukuh ini mencakup panjang lintasan 272 meter dengan lebar 4 meter. Untuk menghasilkan jalan yang tangguh, seluruh proses pengecoran dikerjakan secara bertahap oleh tenaga kerja profesional dan berpengalaman di bidangnya.

Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk memastikan bahwa setiap proses penataan dan pengecoran menerapkan standar ketelitian yang tinggi. Penggunaan material rigid beton dipilih secara khusus agar struktur jalan mampu menahan beban berat, tahan terhadap perubahan cuaca, serta tidak mudah rusak dalam jangka waktu yang panjang.

Infrastruktur yang berkualitas ini diproyeksikan dapat menekan biaya perawatan jalan di masa mendatang sekaligus menjamin keselamatan serta kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Kehadiran jalan rigid beton ini memiliki arti strategis bagi perekonomian Dusun Dukuh. Sebagai kawasan pendukung sektor pertanian, jalan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan pemukiman warga dengan lahan garapan. Dengan kondisi jalan yang mulus dan bebas gelombang, proses pengangkutan hasil panen dan distribusi komoditas pertanian dipastikan akan berjalan jauh lebih cepat dan efisien.

Kepala Dusun Dukuh, Toni Wardoyo, yang meninjau langsung ke lokasi pengerjaan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian penuh dari Pemkab Nganjuk dan Dinas PUPR.

"Alhamdulillah, kami mewakili warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan Dinas PUPR atas pembangunan jalan di dusun kami. Jalan ini adalah nadi aktivitas warga sehari-hari, baik untuk mengangkut hasil tani maupun akses anak-anak menuju sekolah," ujar Toni di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, perbaikan akses jalan ini akan memberikan dampak berlipat (multiplier effect), tidak hanya pada peningkatan kenyamanan berkendara, tetapi juga peningkatan taraf ekonomi dan keselamatan anak-anak sekolah.

"Dengan kondisi jalan yang jauh lebih baik ini, perjalanan anak-anak ke sekolah menjadi lebih aman dan nyaman. Mobilitas warga makin lancar, dan tentunya kami optimistis ini akan mendongkrak perekonomian masyarakat Dusun Dukuh," lanjutnya.

Guna menjaga kualitas cor beton dan memastikan proses pengeringan berjalan sesuai standar teknis, pihak pelaksana melakukan penutupan jalan secara sementara di titik pengerjaan. Langkah penutupan ini diambil agar struktur beton tidak terganggu oleh lalu lintas kendaraan selama masa curing (pematangan beton).

Masyarakat diimbau untuk bersabar dan memanfaatkan jalur alternatif yang ada selama pengerjaan berlangsung. Ruas jalan akan kembali dibuka penuh untuk umum setelah beton memenuhi umur teknis yang disyaratkan.

Langkah rekonstruksi infrastruktur berkelanjutan ini menjadi salah satu pilar utama Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, mengurangi ketimpangan infrastruktur kota-desa, serta memicu pertumbuhan ekonomi lokal secara menyeluruh.