#

Capaian Pertanian Nganjuk Meningkat, Penyerapan Gabah Tembus 18,8 Juta Kilogram

Nganjuk, PING-Kinerja sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk hingga Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan hasil yang positif. Luas panen, produksi padi, produksi beras, hingga penyerapan gabah dan jagung mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Sohibatin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian, hingga para mitra yang terlibat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

"Alhamdulillah, capaian sektor pertanian Kabupaten Nganjuk hingga Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan tren yang positif. Peningkatan luas panen, produksi padi, produksi beras, serta penyerapan gabah dan jagung menjadi bukti sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh pertanian, petani, dan seluruh mitra," ujar Ida Sohibatin.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, luas panen padi pada tahun 2026 mencapai 46.320,8 hektare, meningkat 6.591,72 hektare atau 14,23 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) tercatat sebesar 348.442 ton, naik 36.143,45 ton atau 11,57 persen. Sementara produksi beras mencapai 186.498 ton, meningkat 19.345,24 ton atau 11,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain peningkatan produksi, program SERGAB (Serap Gabah dan Jagung) juga mencatat hasil yang menggembirakan. Hingga 16 Juli 2026, penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani dan mitra di Kabupaten Nganjuk mencapai 18.823.802 kilogram, yang setara dengan 9.628.375 kilogram beras.

Pada komoditas jagung, penyerapan jagung pipil kering hingga tanggal yang sama mencapai 2.687.100 kilogram.

"Program SERGAB menjadi salah satu upaya untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik. Harapannya, petani memperoleh kepastian pasar, sementara ketersediaan pangan di daerah tetap terjaga," kata Ida.

Ia menambahkan, berdasarkan data BPS Jawa Timur, Kabupaten Nganjuk masuk dalam 10 besar daerah dengan potensi luas panen Januari–Agustus 2026. Nganjuk menempati peringkat keenam dengan potensi luas panen mencapai 65.292 hektare.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh petani, penyuluh pertanian, dan semua pihak yang telah bekerja sama mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Nganjuk. Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan," pungkas Ida.

 

i