#

DPRD Apresiasi Rembug Digital 2026, Diskominfo Nganjuk Dinilai Inovatif dan Efisien

Nganjuk, PING – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang dikemas dalam Rembug Digital, Selasa (28/7/2026).

Digelar secara virtual dari Ruang Kreatif Diskominfo Nganjuk, forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, media, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi layanan publik di bidang komunikasi dan informatika.

Pelaksanaan FKP secara daring mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nganjuk, Puguh Wicaksono. Menurutnya, konsep virtual merupakan langkah tepat di tengah kebijakan efisiensi anggaran karena mampu menjangkau lebih banyak peserta tanpa mengurangi substansi forum.

"Bagus juga ini FKP dilaksanakan melalui Zoom. Jadi benar-benar efektif dan efisien, sekaligus bisa diikuti masyarakat lebih luas," ujar Puguh.

Sebagai mitra kerja Diskominfo, Komisi I DPRD juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program yang sedang dijalankan. Salah satu yang mendapat perhatian adalah gerakan penataan jaringan kabel fiber optik yang dinilai penting untuk menciptakan wajah kota yang lebih tertata.

Menurut Puguh, persoalan kabel telekomunikasi yang semrawut tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan, tetapi mulai meluas hingga wilayah pedesaan. Banyak kabel bekas pelanggan yang sudah tidak digunakan tetap menggantung di tiang karena belum seluruh penyedia layanan internet (ISP) memiliki mekanisme pencabutan jaringan lama.

"Kalau dibiarkan terus, kabel-kabel ini akan menjadi sampah visual. Semakin lama jumlahnya semakin banyak, bukan semakin berkurang. Karena itu saya berharap gerakan penataan kabel ini terus dilanjutkan dan dipercepat," katanya.

Selain penataan kabel, Puguh juga mengapresiasi kehadiran layanan panggilan darurat 112 yang dinilainya semakin memudahkan masyarakat dalam melaporkan kondisi darurat tanpa harus menghafal banyak nomor layanan.

Menurutnya, keberadaan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan respons yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi mendesak seperti kebakaran, bencana, maupun kejadian darurat lainnya.

"Layanan 112 membawa angin segar bagi masyarakat karena pemerintah menjadi lebih dekat. Namun yang terpenting adalah bagaimana respons dari setiap OPD setelah laporan diterima. Masyarakat memiliki ekspektasi tinggi sehingga kecepatan penanganan harus terus ditingkatkan," ungkapnya.

Puguh juga mendorong Diskominfo mulai memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik, terutama di tengah keterbatasan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, mengatakan bahwa FKP merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Masukan dari masyarakat menjadi dasar peningkatan kualitas pelayanan publik Diskominfo. Karena itu forum ini kami jadikan ruang bersama untuk mendengar, mengevaluasi, dan menyusun langkah perbaikan," ujarnya.

FKP Rembug Digital 2026 turut disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal digital Diskominfo, di antaranya YouTube, TikTok, dan Radio Suara Nganjuk, sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya forum secara terbuka.