DPRD Apresiasi Rembug Digital 2026, Diskominfo Nganjuk Dinilai Inovatif dan Efisien
- 28-07-2026
BATAM, PING – Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro atau yang akrab disapa Mas Handy, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Seluruh Indonesia (ASWAKADA) Tahun 2026 yang digelar di Planet Holiday Hotel & Residence, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2026 tersebut menjadi wadah strategis bagi para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mempererat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.
Bimtek ASWAKADA 2026 diikuti puluhan wakil kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Di antaranya Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, serta Wakil Bupati OKU Selatan Misnadi. Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman, inovasi, serta strategi pembangunan daerah yang dapat diimplementasikan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Pembukaan kegiatan pada Kamis (23/7/2026) berlangsung meriah dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Dede Yusuf Macan Efendi, S.T., M.I.POL. Sebelumnya, peserta memperoleh arahan dari Ketua ASWAKADA Ir. H. Armuji, S.H., serta Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, yang menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Selama pelaksanaan Bimtek, para peserta memperoleh materi langsung dari jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Materi yang disampaikan terbagi dalam tiga sesi utama yang membahas berbagai isu strategis pemerintahan daerah.
Sesi pertama mengulas arah baru tata kelola politik daerah beserta relevansinya terhadap Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selanjutnya, sesi kedua membahas strategi percepatan penyerapan anggaran daerah sebagai salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, dan percepatan pembangunan di daerah.
Pada sesi terakhir, pembahasan difokuskan pada penguatan kelembagaan ASWAKADA serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia para wakil kepala daerah agar mampu menjalankan fungsi strategis sebagai mitra kepala daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mas Handy, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Bimtek ASWAKADA menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring antardaerah dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

"Bimbingan teknis ini memberikan banyak perspektif baru mengenai tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, hingga strategi percepatan pembangunan daerah. Tentu berbagai materi dan pengalaman yang kami peroleh akan menjadi bekal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk," ujar Mas Handy.
Ia menambahkan, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu kunci dalam menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks. "Melalui forum ASWAKADA ini kami dapat saling bertukar pengalaman, belajar dari praktik-praktik terbaik daerah lain, serta membangun sinergi yang lebih kuat. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan di Kabupaten Nganjuk sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045," tambahnya.
Melalui partisipasi aktif dalam Bimtek ASWAKADA 2026, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan, memperkuat tata kelola yang profesional, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.