#

Gelar Dialog Generasi Muda Lintas Agama, FKUB Nganjuk Dorong Penguatan Karakter Pemuda dan Kerukunan

NGANJUK, PING Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis melalui penguatan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Dialog Generasi Muda Lintas Agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nganjuk, Kamis (30/7).

Kegiatan yang berlangsung di aula Polres Nganjuk ini dihadiri Bupati Nganjuk, Kapolres Nganjuk, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh agama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua GP Ansor, perwakilan perguruan silat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan dewan mahasiswa.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa dialog lintas agama menjadi wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda agar memiliki kecerdasan intelektual, keimanan yang kuat, serta semangat kebangsaan dalam menjaga persatuan.

"Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Karena itu, melalui dialog ini kita ingin mempersiapkan pemuda yang tidak hanya cakap dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, keimanan, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan tiga tanggung jawab utama yang perlu dimiliki generasi muda. Pertama, tanggung jawab terhadap diri sendiri dengan memperkuat keimanan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba. Kedua, kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana. Ketiga, tanggung jawab sosial untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat bela negara.

Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Nganjuk yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan sehingga dialog dapat berlangsung dengan baik dan diikuti berbagai unsur masyarakat.

Kehadiran Bupati Nganjuk dalam kegiatan tersebut dimanfaatkan FKUB Kabupaten Nganjuk untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Rumah Kerukunan, fasilitas yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan pembinaan dan penguatan moderasi beragama di Kabupaten Nganjuk.

"FKUB Kabupaten Nganjuk telah hampir empat tahun mengajukan permohonan pembangunan Rumah Kerukunan. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Nganjuk dapat merealisasikan harapan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kerukunan umat beragama," ungkap Ketua Panitia yang disambut antusias para peserta.

Melalui dialog ini, FKUB berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, serta memperkokoh persatuan di Kabupaten Nganjuk.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa.