#

Perkuat Persatuan, Wabup Trihandy Ajak Tokoh Masyarakat Tanamkan Semangat Kebangsaan

Nganjuk, PING – Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menghadiri kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi Tokoh Masyarakat dan Pemuda yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk di Pendopo Kecamatan Ngronggot, Selasa (7/7/2026) malam.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, sekaligus meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ngronggot beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngronggot, para kepala desa se-Kecamatan Ngronggot, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro menegaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat persatuan harus terus ditanamkan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.

Ia mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi, berbagai tantangan seperti penyebaran hoaks, intoleransi, hingga paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa perlu diantisipasi melalui penguatan karakter kebangsaan. Karena itu, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pemuda menjadi sangat strategis dalam memberikan edukasi sekaligus menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

"Menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Tokoh masyarakat dan pemuda memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan harmonis, sehingga semangat gotong royong serta rasa cinta tanah air tetap terpelihara," ujarnya.

Trihandy juga mengajak seluruh peserta untuk terus membangun komunikasi yang baik antarwarga serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan akan berjalan optimal apabila didukung oleh situasi yang kondusif serta masyarakat yang memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Handy sapaan akrabnya, juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Nganjuk tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, dan semangat gotong royong.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang saat ini dijalankan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pelayanan publik, sektor pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat, hanya akan berjalan optimal apabila didukung oleh kondisi daerah yang aman, kondusif, dan penuh kebersamaan.

"Pembangunan Kabupaten Nganjuk adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. Namun semua itu tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu saya mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama mengawal pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk," ujar Mas Handy.

Mas Handy juga berharap para tokoh masyarakat dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi penyejuk di tengah berbagai perbedaan. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang kuat, ia optimistis Kabupaten Nganjuk akan semakin maju, sejahtera, serta mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Melalui forum ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan toleransi antarumat beragama, memperkuat nilai-nilai demokrasi, serta membangun kesadaran bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.