Hangatkan Muharram dengan Aksi Nyata, DWP Nganjuk Salurkan Santunan bagi Anak Yatim, Lansia & Dhuafa
- 17-07-2026
Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menghadiri Pengukuhan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Nganjuk, yang dirangkaikan dengan Tasyakuran dan Sarasehan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dekopinwil Jawa Timur, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pengurus koperasi, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat. Momentum ini menjadi ajang memperkuat sinergi antarinsan koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis semangat gotong royong.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan pengurus Dekopinda Kabupaten Nganjuk. Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan dan berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kang Marhaen sapaan akrabnya, koperasi memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, koperasi harus mampu menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses pembiayaan dengan bunga yang terjangkau.
"Koperasi jangan hanya berhenti pada konsep dan teori. Koperasi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, membantu pelaku usaha kecil, memberikan akses pembiayaan yang sehat, serta melindungi masyarakat dari praktik pinjaman berbunga tinggi yang justru memberatkan," tegas Marhaen.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk selama ini terus menjalankan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat kecil, mulai dari bantuan pendidikan, program bedah rumah, hingga pemberdayaan ekonomi. Kehadiran koperasi diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas manfaat program-program tersebut sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.

Marhaen juga menegaskan bahwa semangat koperasi harus kembali kepada nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia, yakni membangun ekonomi berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong.
"Koperasi memiliki DNA yang sangat kuat, yaitu kebersamaan dan gotong royong. Semangat inilah yang harus terus dijaga agar koperasi benar-benar menjadi rumah bagi ekonomi rakyat dan mampu membantu masyarakat kecil berkembang," ujarnya.
Lebih lanjut, Marhaen mengajak seluruh pengurus koperasi untuk memperkuat kolaborasi dan mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
"Kalau organisasi ingin besar, ego pribadi harus ditinggalkan. Yang dikedepankan adalah kepentingan masyarakat. Kalau semuanya diniatkan untuk ibadah dan melayani masyarakat, insyaallah koperasi akan semakin kuat, berkembang, dan membawa manfaat bagi banyak orang," katanya.

Ia optimistis apabila seluruh koperasi di Kabupaten Nganjuk mampu bergerak bersama dengan pemerintah, maka Nganjuk dapat menjadi daerah percontohan dalam pengembangan koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.
Peringatan Hari Koperasi ke-79 tersebut ditutup dengan tasyakuran dan sarasehan yang menjadi ruang diskusi antara pemerintah, pengurus koperasi, serta para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.