#

Dua Dekade PPDI, Bupati Marhaen Sebut Perangkat Desa Ujung Tombak Pelayanan Publik Nganjuk

Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menghadiri Peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-20 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus PPDI Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk, di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PPDI Provinsi Jawa Timur Sutoyo M. Muslih, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk, perwakilan Bank Jatim, pengurus PPDI Kabupaten Nganjuk, serta pengurus PPDI dari 20 kecamatan se-Kabupaten Nganjuk.

Momentum peringatan dua dekade PPDI ini menjadi ajang memperkuat soliditas organisasi sekaligus meneguhkan komitmen perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi mengucapkan selamat Hari Lahir ke-20 PPDI sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus PPDI tingkat kecamatan yang baru dikukuhkan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk, saya mengucapkan selamat Hari Lahir PPDI ke-20. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PPDI kecamatan yang hari ini telah dilantik dan dikukuhkan. Semoga amanah ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat," tuturnya.

Kang Marhaen sapaan akrabnya, mengenang perjuangan panjang PPDI sejak beberapa tahun silam dalam memperjuangkan aspirasi perangkat desa. Menurutnya, komunikasi yang baik antara organisasi perangkat desa dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci lahirnya berbagai kebijakan yang berpihak kepada perangkat desa.

Ia menegaskan bahwa perangkat desa memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Perangkat desa adalah organ yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Hampir seluruh persoalan yang ada di desa bermuara kepada perangkat desa. Karena itu, perangkat desa harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya agar mampu memberikan pelayanan terbaik," tegasnya.

Lebih lanjut, Kang Marhaen menilai tantangan pemerintahan desa saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan regulasi. Oleh sebab itu, perangkat desa harus mampu beradaptasi melalui peningkatan kompetensi dan penguasaan teknologi digital.

"Sekarang perangkat desa harus melek teknologi. Regulasi berubah sangat cepat sehingga kemampuan harus terus ditingkatkan. Saya sudah meminta Dinas PMD agar terus mengadakan pelatihan-pelatihan bagi perangkat desa, baik untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat silaturahmi, maupun menghadapi perkembangan digitalisasi pemerintahan," jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas, Kang Marhaen juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi hubungan antara perangkat desa dengan kepala desa. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat akan berjalan optimal apabila seluruh unsur pemerintahan desa mampu bekerja sama dengan baik.

"Hak-hak perangkat desa terus kita perjuangkan, tetapi kewajiban yang paling utama adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kunci pemerintahan desa yang kuat adalah harmoni antara perangkat desa dan kepala desa. Kalau hubungan itu baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik," imbuhnya.

Ia juga mendorong PPDI untuk terus membangun kolaborasi, termasuk mengembangkan usaha bersama melalui koperasi maupun kerja sama dengan lembaga perbankan guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Sementara itu, Ketua PPDI Provinsi Jawa Timur, Sutoyo M. Muslih, mengapresiasi kekompakan PPDI Kabupaten Nganjuk yang dinilainya menjadi salah satu organisasi perangkat desa paling solid di Jawa Timur. Ia berharap pengurus PPDI tingkat kecamatan yang baru dikukuhkan mampu menjaga sinergi dan menjadi penghubung aspirasi perangkat desa hingga tingkat kabupaten.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PPDI kecamatan se-Kabupaten Nganjuk yang hari ini telah dikukuhkan. Semoga semakin kompak, guyub, rukun, serta mampu bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah dan menyukseskan visi-misi Bupati Nganjuk," kata Sutoyo.

Peringatan Hari Lahir PPDI ke-20 berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Selain pengukuhan pengurus PPDI tingkat kecamatan, kegiatan juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpengurus serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat desa dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas di Kabupaten Nganjuk.