Hangatkan Muharram dengan Aksi Nyata, DWP Nganjuk Salurkan Santunan bagi Anak Yatim, Lansia & Dhuafa
- 17-07-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berkomitmen menjaga kualitas dan kemantapan infrastruktur jalan demi keselamatan masyarakat. Wujud nyata komitmen ini ditunjukkan oleh Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URCPJ) Kertobaworo yang bergerak sigap melakukan perbaikan di ruas jalan Barong–Kencong, Kecamatan Tanjunganom, pada Selasa (07/07/2026).
Sebagai bentuk respons cepat atas laporan dan keluhan terkait kerusakan infrastruktur, personel URCPJ Kertobaworo langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas melakukan penambalan di sejumlah titik jalan yang berlubang menggunakan material khusus tambal jalan.
Langkah taktis ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin jalan kabupaten. Tujuannya jelas: memastikan roda perekonomian, akses pendidikan, serta jalur distribusi pertanian masyarakat sekitar tidak terhambat akibat jalan rusak. Agar tidak mengganggu produktivitas warga, proses pengerjaan dilakukan dengan mengedepankan efisiensi waktu sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap mengalir lancar.
Aksi tanggap darurat yang diperlihatkan oleh tim URCPJ Kertobaworo ini menuai apresiasi dan respons positif dari warga setempat serta para pengguna jalan yang kerap melintasi jalur tersebut.
"Kami sangat berterima kasih karena jalan ini segera diperbaiki. Sekarang pengguna jalan bisa melintas dengan lebih nyaman. Dan semoga perawatan seperti ini terus dilakukan secara berkala," ungkap salah seorang warga yang melintas di lokasi pengerjaan.
Melalui agenda pemeliharaan rutin yang masif ini, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk berharap performa jalan kabupaten dapat terus terjaga dalam kondisi prima.
Kehadiran tim URCPJ Kertobaworo di lapangan menjadi bukti konkret bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk tidak tinggal diam dan terus berupaya memberikan pelayanan infrastruktur yang optimal. Dengan konektivitas jalan yang aman dan nyaman, diharapkan keselamatan berkendara masyarakat meningkat dan potensi kecelakaan akibat jalan berlubang dapat ditekan seminimal mungkin.