#

Bupati Marhaen Perkuat Peran Kader Bangga Kencana, Ratusan IMP dan Sub IMP Ikuti Pembinaan di Berbek

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) terus memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pembangunan keluarga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Bersama dan Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) serta Sub IMP yang digelar di Alun-alun Berbek, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut diikuti ratusan kader IMP dan Sub IMP dari lima kecamatan, yakni Berbek, Loceret, Ngetos, Pace, dan Sawahan. Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan antarkader, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Camat Berbek, Kapolsek Berbek, Danramil Berbek, Kepala Puskesmas Berbek, para Kepala Desa se-Kecamatan Berbek, serta Koordinator dan Penyuluh KB Kecamatan Berbek, Loceret, Ngetos, Pace, dan Sawahan.

Dalam arahannya, Bupati Marhaen menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader IMP dan Sub IMP yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi mendampingi masyarakat hingga ke tingkat desa dan dasa wisma. Menurutnya, keberadaan kader merupakan ujung tombak dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pembangunan keluarga dan kependudukan.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader IMP dan Sub IMP. Panjenengan semua adalah garda terdepan yang setiap hari hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan, edukasi, sekaligus menjadi penggerak perubahan menuju keluarga yang lebih berkualitas. Pengabdian ini sangat luar biasa karena dilakukan dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi," ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya.

Kang Marhaen menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang lahir dari keluarga-keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera. Oleh sebab itu, penguatan peran kader harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

"Pembangunan manusia dimulai dari keluarga. Ketika keluarga mampu menjalankan fungsi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial dengan baik, maka kita akan memiliki generasi yang unggul. Saya berharap para kader terus meningkatkan kapasitas, menjaga kekompakan, serta menjadi contoh di lingkungan masing-masing dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, pencegahan stunting, dan pembinaan generasi muda," lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung keberadaan kader Bangga Kencana sebagai mitra strategis pemerintah di tingkat desa.

"Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan terus hadir memberikan dukungan kepada para kader. Sinergi pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga masyarakat harus terus diperkuat agar target pembangunan keluarga dapat tercapai. Kalau kadernya kuat, masyarakatnya akan semakin maju dan Kabupaten Nganjuk akan semakin hebat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat kapasitas sekaligus mempererat koordinasi antar kader di wilayah kerja masing-masing.

"Kader IMP dan Sub IMP merupakan mitra strategis Dinas PPKB. Mereka menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi dan mendampingi keluarga di tingkat desa hingga dusun. Karena itu, pembinaan seperti ini penting untuk menjaga semangat, meningkatkan kompetensi, sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan Program Bangga Kencana," jelas Asti.

Menurutnya, tantangan pembangunan keluarga saat ini semakin dinamis sehingga kader dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai persoalan yang muncul di masyarakat, mulai dari pencegahan stunting, pendewasaan usia perkawinan, hingga penguatan ketahanan keluarga.

"Kami berharap seluruh kader terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang baik, berbagai program prioritas pemerintah di bidang kependudukan dan keluarga berencana dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, TP PKK, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta para kader IMP dan Sub IMP, Pemerintah Kabupaten Nganjuk optimistis Program Bangga Kencana akan terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keluarga. Dengan kader yang semakin solid, kompeten, dan responsif terhadap dinamika masyarakat, diharapkan terwujud generasi Kabupaten Nganjuk yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing menuju Indonesia Emas 2045.