#

Cetak Generasi Emas, Pemkab Nganjuk Mulai Pendidikan dengan Skrining Kesehatan dan Tes Kebugaran

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat dengan menggelar tes kebugaran dan skrining kesehatan bagi calon peserta didik baru jenjang SD, SMP, dan SMA di Alun-alun Nganjuk dan Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani,  menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan seluruh calon peserta didik berada dalam kondisi sehat dan siap mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Kami dari Dinas Kesehatan sangat mendukung terlaksananya kegiatan ini. Anak-anak calon siswa-siswi Sekolah Rakyat mulai dari SD, SMP, hingga SMA dipersiapkan kesehatannya melalui pemeriksaan kesehatan yang diawali dengan tes kebugaran,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk menerjunkan lebih dari 50 tenaga kesehatan yang berasal dari berbagai unsur. Tim yang terlibat terdiri dari tenaga kesehatan Dinas Kesehatan, dokter, perawat, bidan dari puskesmas, tim promosi kesehatan, hingga tim kesehatan olahraga.

Seluruh calon peserta didik terlebih dahulu menjalani tes kebugaran sebelum mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai pemeriksaan kesehatan awal atau medical check-up. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi kesehatan peserta didik secara menyeluruh sebelum mereka memasuki lingkungan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Selain melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas, kegiatan pemeriksaan juga mendapat dukungan dari rumah sakit dan klinik swasta di Kabupaten Nganjuk. Kolaborasi tersebut dilakukan guna memastikan proses skrining kesehatan berjalan secara komprehensif.

Menurut dr. Tien, hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan masing-masing peserta didik. Melalui skrining tersebut, tim kesehatan dapat mengetahui apakah siswa berada dalam kondisi fit atau memerlukan pemeriksaan lanjutan maupun tindakan kesehatan tertentu.

“Dari hasil pemeriksaan ini, kami berharap dapat melakukan skrining kesehatan secara menyeluruh sehingga dapat diketahui apakah anak-anak dalam kondisi fit atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut maupun tindakan tertentu. Dengan demikian, proses belajar nantinya dapat berjalan lancar sesuai kondisi kesehatan masing-masing siswa,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan tes kebugaran dan skrining kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap seluruh peserta didik Sekolah Rakyat dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan optimal serta memperoleh dukungan kesehatan yang sesuai sejak awal masa pendidikan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai program pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Nganjuk.