#

DLH Nganjuk Dorong Kewirausahaan Peduli Lingkungan, Limbah Jadi Peluang Ekonomi

Nganjuk, PING – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk mendorong masyarakat melihat persoalan lingkungan sebagai peluang untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris DLH Nganjuk, Sumadi, dalam Dialog Interaktif 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM), Selasa (11/8/2026), dengan tema “Kewirausahaan Peduli Lingkungan”.

Sumadi menjelaskan, berbagai persoalan lingkungan sebenarnya dapat menjadi peluang ekonomi apabila dikelola secara kreatif dan tepat. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah dari kegiatan usaha agar tidak menjadi pencemar, tetapi dapat diolah menjadi produk samping yang memiliki nilai ekonomi.

Ia mencontohkan limbah cair dari industri tahu yang dapat diolah menjadi pupuk cair. Begitu pula sampah plastik yang dapat dimanfaatkan melalui pengolahan maupun kemitraan dengan pihak usaha. Menurutnya, pengelolaan limbah yang tepat dapat menciptakan nilai tambah sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

DLH Nganjuk juga mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, salah satunya melalui pengelolaan sampah plastik berbasis kemitraan. Selain itu, pengelolaan sampah organik di TPST Kartoharjo dikembangkan menjadi kompos dan media tanam yang berpotensi mendukung usaha pembibitan maupun tanaman hias dan buah.

Menurut Sumadi, kepedulian terhadap lingkungan juga dapat membuka peluang usaha melalui penghijauan. Kebutuhan tanaman untuk memperindah dan menyejukkan lingkungan dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pembibitan. Pohon juga memiliki manfaat dalam menghasilkan oksigen, menyaring debu, meredam kebisingan, dan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk.

Untuk mendorong masyarakat mengembangkan kewirausahaan berbasis lingkungan, DLH Nganjuk siap memberikan sosialisasi dan pendampingan sesuai kebutuhan. Masyarakat maupun kelompok yang ingin mendapatkan edukasi dapat berkoordinasi dengan DLH sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sekaligus kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

Menutup dialog, Sumadi menegaskan bahwa peluang kewirausahaan peduli lingkungan sangat luas, mulai dari pengelolaan air, udara, tanah hingga aspek sosial. Karena itu, masyarakat diajak mengembangkan kreativitas dan inovasi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Sejahtera bersama lingkungan,” menjadi semangat yang disampaikan DLH Nganjuk dalam mendorong keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.